Rampas Kalung Buat Modal Nikah, Hendri Ditangkap saat Resepsi

Selasa, 07 Juni 2016 - 23:57 WIB
Rampas Kalung Buat Modal...
Rampas Kalung Buat Modal Nikah, Hendri Ditangkap saat Resepsi
A A A
PALEMBANG - Impian Hendriyadi (39), warga Danau Calang, Kampung 2, Kecamatan Lais Kabupaten Banyuasin, untuk menikahi istri keempatnya terpaksa kandas.

Sebab, Hendri harus dibekuk aparat Polsek Sukarami tepat di hari pernikahannya, Minggu 5 Juni 2016.

Penangkapan tersebut dilakukan polisi lantaran tersangka yang bekerja sebagai buruh bangunan ini nekat melakukan perampasan kalung dan gelang emas milik korban Saidah (60), yang tak lain bibi tersangka

Diketahui, aksi perampasan yang dilakukan tersangka, berawal Selasa 31 Mei 2016. Saat itu, korban meminta tersangka untuk memijat badan korban yang terasa pegal.

Namun, saat tengah melakukan pemijatan itu, tiba-tiba tersangka langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. Tidak hanya itu, tersangka juga meminta gelang yang ada di tangan korban.

Namun, saat itu korban mencoba melawan, sehingga tersangka pun akhirnya membenturkam kepala korban ke dinding dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Mengetahui kejadian tersebut, anak korban akhirnya melaporkan tersangka ke Mapolsek Sukarami.

"Saya terpaksa pak, karena saya tidak tahu lagi mau cari uang buat modal nikah," ungkap Hendri, di Mapolsek Sukarami.

Bahkan, tersangka mengaku jika uang hasil rampasan kalung dan gelang emas seberat sepuluh suku tersebut, dia gunakan untuk biaya nikah dan mahar untuk sang calon istri.

"Saya jual Rp 7,9 juta pak, buat biaya nikah dan sisanya untuk mahar pak," akunya.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah melalui Kanit Reskrim Iptu Heri mengatakan jika tersangka berhasil ditangkap usai melakukan resepsi di kediaman istri ketiga tersangka yang berada di daerah kebun bunga Kecamatan Sukarami.

"Kita tangkap ketika tersangka tengah melangsungkan resepsi. Hal ini dikarenakan tersangka yang sering lolos saat dicari di kediamannya. Dan akibat perbuatannya, tersangka akan kita jeray Pasal 365 KUHP dengan ancaman diatas tujuh tahun penjara," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Tabrak Mobil dan Motor,...
Tabrak Mobil dan Motor, 2 Jambret HP di Tangsel Ditangkap Warga
Buka Lomba Digitalisasi...
Buka Lomba Digitalisasi Pasar 2025, Pramono: Copet dan Preman Perlahan-lahan Hilang
Pencopet di Demo Buruh...
Pencopet di Demo Buruh Depan DPR Diamankan
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Jeon Hye Bin Kecopetan...
Jeon Hye Bin Kecopetan Rp177 Juta di Ubud, Puji Polisi dan Jaga Citra Bali
Incar Anak Kecil, 2...
Incar Anak Kecil, 2 Penjambret Handphone di OKU Timur Ditangkap
Berita Terkini
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
46 menit yang lalu
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
59 menit yang lalu
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
1 jam yang lalu
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
1 jam yang lalu
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
2 jam yang lalu
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
2 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved