Ratusan Santri Tajul Muslimin Bentrok dengan Polisi di Depan Pabrik Rokok

Kamis, 02 Juni 2016 - 14:40 WIB
Ratusan Santri Tajul...
Ratusan Santri Tajul Muslimin Bentrok dengan Polisi di Depan Pabrik Rokok
A A A
PASURUAN - Ratusan santri Santri Tajul Muslimin terlibat bentrok dengan pihak kepolisian saat berlangsung unjuk rasa di depan jalan pintu masuk PT HM Sampoerna di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan, Jawa Timur. Belasan orang diamankan aparat kepolisian dan beberapa minibus milik pengunjuk rasa dirusak aparat saat petugas berusaha membubarkan aksi unjuk rasa, Kamis (2/6/2016).

Sebelumnya ratusan santri terlihat memblokade ruas Jalan Raya Malang- Surabaya tersebut . Mereka menuntut tanah seluas puluhan hektare milik petani yang dikuasi menejemen pabrik rokok tersebut segera dibeli oleh perusahaan.

Satu persatu Santri Tajul Muslimin diseret petugas di pintu masuk PT HM Sampoerna, bahkan para pengunjuk rasa yang mengenakan busana muslim dipukuli dengan cara rama-ramai oleh aparat kepolisian yang mengenakan seragam dinas dan sipil.

Selain itu mereka ditendang meski tanpa ada perlawanan. Tak puas minibus milik korlap pengunjuk rasa dirusak hingga kacanya hancur akibatnya terjadi bentrokan antara polisi dengan pengunjuk rasa.

Menurut Kapolres Pasuruan Akbp M Aldian, aksi ini dipicu pengunjuk rasa berjumlah 300 orang berusaha masuk ke dalam PT HM Sampoerna yang sudah back up salah satu ormas partai pro manajemen di pintu masuk perusahan .

“Sehingga warga akhirnya melampiaskan aksinya memblokade jalan protokol menghubungkan Kota Malang – Surabaya akibatnya membuat lumpuh total berjam-jam, “ kata Kapolres.

Dalam aksinya mereka mengaji di tengah jalan raya, meski sudah diajak dialogis tetap memblokade jalan hingga terjadi kericuhan antara pengunjukn rasa dengan polisi.

Sementara seorang petugas polisi terkena lemparan batu dari pengunjuk rasa.Dalam aksinya mereka menuntut 30 lahan hektare tanah milik keluarganya yang dicaplok oleh Pt Hm Sampoerna segera dibayar dari pihak menajemen karena untuk kebutuhan hidup setiap harinya.

Ruas arus jalan kembali normal setelah mobil pengunjuk rasa yang digunakan memblokade jalan dievakuasi foor klip dari menejemen perusahaan rokok terbesar di Pasuruan tersebut .

Sementara 16 orang diamankan ke mapolres setempat untuk kepentingan penyelidikan karena salah satunya membawa senjata tajam.
(sms)
Berita Terkait
Demonstrasi (Unjuk Rasa)...
Demonstrasi (Unjuk Rasa) Empatik
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
Ada Demo Kawal Keputusan...
Ada Demo Kawal Keputusan MK, Masyarakat Diimbau Hindari Jalan Ini
47 Orang Tewas dalam...
47 Orang Tewas dalam Demonstrasi Berdarah di Peru
AS Nyatakan Dukung Demonstrasi...
AS Nyatakan Dukung Demonstrasi Warga Lebanon
Aksi Demonstrasi di...
Aksi Demonstrasi di Iran Makan Korban
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
1 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
1 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
2 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
2 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
3 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved