Cerita Pagi

Misteri Diamnya Prabowo dan Kunci Tragedi Mei 1998

loading...
Misteri Diamnya Prabowo dan Kunci Tragedi Mei 1998
Misteri Diamnya Prabowo dan Kunci Tragedi Mei 1998
PRABOWO SUBIANTO merupakan tokoh kunci dalam sejumlah peristiwa penting yang terjadi pada tahun 1998. Mulai penembakan mahasiswa Trisakti 12 Mei 1998, kerusuhan massal 13-15 Mei 1998, penculikan aktivis, hingga pengerahan pasukan pada 22 Mei 1998.

Meski telah berlangsung selama 18 tahun, peristiwa yang memakan ribuan korban jiwa tersebut hingga kini masih diselimuti berbagai misteri. Bagaimana jalannya berbagai peristiwa tersebut, dan sejauh mana keterlibatan Prabowo? Berikut ulasannya.

Prabowo lahir pada 17 Oktober 1951. Dia adalah anak ketiga dari pasangan Prof Dr Sumitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar. Pada Februari 1958, ayah Prabowo bergabung dengan pemberontakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).

Saat itu Sumitro didaulat menjadi Menteri Perhubungan dan Pelayaran Kabinet PRRI. Tidak hanya Sumitro, sejumlah tokoh Partai Sosialis Indonesia (PSI) lainnya juga dinyatakan terlibat dalam pemberontakan pada era Presiden Soekarno itu.



Sikap pemberontak Sumitro berasal dari leluhurnya. Ibunya Siti Katoemi Wirodihardjo merupakan keturunan Raden Tumenggung Wiroreno, pengikut setia Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa melawan Belanda yang berlangsung antara tahun 1825-1830.

Dikemudian hari, sikap memberontak ini juga tampak pada diri Prabowo. Prabowo juga dikenal sebagai orang yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi dengan kesukuan yang kental. Sikap ini ternyata menurun dari pribadi kakeknya.

Kakek Prabowo adalah Raden Mas (RM) Margono Djojohadikusumo, pengikut gerakan Boedi Oetomo (BO) dan pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) 1946. Dari kakeknya inilah, Prabowo mewarisi jiwa bisnis yang sukses dijalaninya kemudian hari.



Kehidupan Masa Kecil
halaman ke-1 dari 11
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top