Nekat Curi HP Anak SMA, Jambret Ini Kritis Dikeroyok Warga
Sabtu, 28 Mei 2016 - 11:02 WIB
Nekat Curi HP Anak SMA, Jambret Ini Kritis Dikeroyok Warga
A
A
A
JAKARTA - Tono (38) warga Johar Baru harus mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit di Jakarta Pusat lantaran mengalami luka usai dikeroyok warga. Bukan tanpa alasan warga memukuli Tono, ternyata dia baru saja mencuri handphone (HP) milik pelajar.
Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno menjelaskan, saat itu korban yang berstatus sebagai pelajar SMA bernama Diah Ayu (18) tengah menunggu angkot di Jalan Percetakan Negara RT 10/09 Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (28/5/2016).
Sambil menunggu angkot, korban memainkan HP-nya untuk bermain facebook. "Tiba-tiba, datanglah tersangka dengan menggunakan motor Suzuki Satria FU menuju ke arah pelajar kelas 3 SMA itu. Dengan cepat, ia langsung mengambil handphone Asus Zenfone 4 yang dipegang korban," kata Suyatno kepada wartawan, Sabtu (28/5/2016).
Mengetahui HP miliknya dirampas, korban langsung berteriak minta tolong kepada warga. Sontak warga sekitar pun mengejar Tono yang terus memacu kuda besinya.
"Pas lagi dikejar warga, motor tersangka ini mendadak mati. Dia juga sempat membuang HP yang dicurinya supaya tidak dipukul warga," lanjutnya.
Namun warga berhasil menemukan barang yang dibuang korban dan langsung melampiaskan amarahnya kepada tersangka. Tono pun akhirnya babak belur. Tidak berselang lama, petugas Reskrim dari Polsek Johar baru pun langsung membawanya ke sebuah klinik untuk mendapatkan perawatan medis.
"Berdasarkan keterangan tersangka, dia mencuri karena tidak punya biaya untuk makan sehari-hari. Namun proses hukum terus berjalan. Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Johar Baru," tutupnya.
Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno menjelaskan, saat itu korban yang berstatus sebagai pelajar SMA bernama Diah Ayu (18) tengah menunggu angkot di Jalan Percetakan Negara RT 10/09 Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (28/5/2016).
Sambil menunggu angkot, korban memainkan HP-nya untuk bermain facebook. "Tiba-tiba, datanglah tersangka dengan menggunakan motor Suzuki Satria FU menuju ke arah pelajar kelas 3 SMA itu. Dengan cepat, ia langsung mengambil handphone Asus Zenfone 4 yang dipegang korban," kata Suyatno kepada wartawan, Sabtu (28/5/2016).
Mengetahui HP miliknya dirampas, korban langsung berteriak minta tolong kepada warga. Sontak warga sekitar pun mengejar Tono yang terus memacu kuda besinya.
"Pas lagi dikejar warga, motor tersangka ini mendadak mati. Dia juga sempat membuang HP yang dicurinya supaya tidak dipukul warga," lanjutnya.
Namun warga berhasil menemukan barang yang dibuang korban dan langsung melampiaskan amarahnya kepada tersangka. Tono pun akhirnya babak belur. Tidak berselang lama, petugas Reskrim dari Polsek Johar baru pun langsung membawanya ke sebuah klinik untuk mendapatkan perawatan medis.
"Berdasarkan keterangan tersangka, dia mencuri karena tidak punya biaya untuk makan sehari-hari. Namun proses hukum terus berjalan. Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Johar Baru," tutupnya.
Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
(maf)