Ini Dampak Bila Gubernur Menyamakan Diri Direktur Perusahaan

Sabtu, 28 Mei 2016 - 05:32 WIB
Ini Dampak Bila Gubernur...
Ini Dampak Bila Gubernur Menyamakan Diri Direktur Perusahaan
A A A
JAKARTA - Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti Nirwono Joga menyebut ada dua dampak bila Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyamakan diri sebagai direktur perusahaan swasta dalam memimpin Jakarta.

Nirwono Joga mengatakan, pemerintahan dan perusahaan swasta sangat jauh berbeda. Di mana dalam pemerintahan ada aspek-aspek sosial dan lainnya yang memprioritaskan kepentingan rakyat.

"Perusahaan swasta itu sering keluar dari aturan lantaran di dalamnya tidak ada aspek sosial yang utamanya untuk kepentingan rakyat," kata Nirwono Joga, Jumat, 27 Mei 2016 kemarin. Nirwono mengungkapkan, ada dua dampak bila Gubernur disamakan seperti direktur dalam perusahaan swasta.

Pertama, pembangunan akan diutamakan menggunakan dana swasta dan pastinya tidak berkelanjutan. Hal itu terlihat dalam penataan Waduk Pluit dan Ria-Rio. Nirwono pun memprediksi bila pembangunan tidak berkelanjutan akan terjadi pada Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA).

Sebab, berdasarkan info dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman, mereka tidak dilibatkan dalam perawatan dan pembangunan mengingat ada badan khusus di luar yang sudah mengurusnya. Kedua, lanjut Nirwono, berdampak kepada kinerja PNS. Misalnya saja dalam pembangunan trotoar dan jalan yang merupakan fasilitas umum untuk masyarakat. Seharusnya, pembangunan seperti itu menggunakan APBD yang berasal dari uang rakyat.

"Kepala Seksi Dinas Bina Marga yang menangani trotoar menyatakan bila pembangunan trotoar akan diserahkan kepada perusahaan swasta. Dampaknya mereka malas bekerja karena tidak dilibatkan dan tidak merasa memiliki. Perusahaan swasta itu kan merasa takut diinjak, jadi pembangunan ya sekedar saja, tidak berkelanjutan," ujarnya.

Nirwono menyarankan agar disisa kepemimpinannya, Ahok lebih rajin berdialog dengan warga dan membangun komunikasiyang baik dengan anak buahnya. Sehingga, program yang akan dilanjutkan oleh penggantinya dapat berjalan sesuai rencana.

"Untuk calon penggantinya, tunjukan konsep pembangunan yang tidak dimiliki oleh Gubernur Ahok. Sehingga masyarakat mendapatkan pemimpin yang benar-benar mengetahui keinginannya," tegasnya.
(whb)
Berita Terkait
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
F-PDIP Sarankan DKI...
F-PDIP Sarankan DKI Ikuti Jejak Ahok Relokasi Warga Kampung Akuarium ke Rusun Rawa Bebek
Ahok, Gibran, dan Risma...
Ahok, Gibran, dan Risma Masuk Bursa Cagub DKI di Internal PDIP
Berita Terkini
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
1 jam yang lalu
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
1 jam yang lalu
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
2 jam yang lalu
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
2 jam yang lalu
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
2 jam yang lalu
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved