Dihargai Rp10.000, Pengurus RT/RW Ngadu ke DPRD DKI Jakarta

Kamis, 26 Mei 2016 - 15:02 WIB
Dihargai Rp10.000, Pengurus...
Dihargai Rp10.000, Pengurus RT/RW Ngadu ke DPRD DKI Jakarta
A A A
JAKARTA - Beberapa pengurus RT dan RW di wilayah DKI Jakarta melakukan protes dengan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) terkait kewajiban laporan melalui aplikasi Qlue. Salah satu protes mereka yakni besaran rupiah yang diterima per laporan hanya dihargai Rp10.000.

Salah seorang perwakilan RW dari Kelurahan Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Mahmud Ujang mengatakan, sejak tahun 1980 menjadi pengurus RT, dirinya dan warganya menjalankan tugas sebagai pengurus RW atas dasar pengabdian bukan honor.

"Enggak ada uang ini itu kami juga tetap jalan kok," ujar Mahmud dalam rapat di ruang rapat Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (26/5/2016).

Yang menjadi protes dari Mahmud, kebijakan laporan via Qlue justru memberatkan para pengusur RT dan RW. Pasalnya, mereka seolah-olah seperti layaknya pegawai Pemprov DKI yang diwajibkan melapor tiga kali sehari.

Padahal, tidak setiap hari ketua RT berkeliling lingkungannya. Mereka juga memiliki pekerjaan utama di luar tugas sebagai RT dan RW.

"Kami bukan masalah uangnya. Masa sehari RT dan RW cuma jadi kuli amatiran yang dihargai Rp10.000. Kami punya harga diri. Enggak ada uang Qlue kita juga bisa makan. Banyakan juga duit gua kali," kata Mahmud.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua Forum RT dan RW di Cilandak, Amirullah Kadir. Dia melihat para pengurus paling bawah di masyarakat ini bersedia diangkat menjadi pengurus karena pengabdian.

Amirullah mengatakan, mereka tersinggung diberi perintah oleh Pemprov DKI. Apalagi, usaha mereka kini dinilai dengan uang Rp10.000. (Baca: Ahok Ingin Gaji RT/RW Lewat Laporan Qlue)

"Solusinya, menurut saya dibubarkan ini Qlue. Kedua janganlah Bapak nilai kami Rp10.000. Terhina banget kami ini. Kami ini bukan pegawai DKI dan kami enggak bisa diperintah seenaknya begini," kata Amirullah.
(mhd)
Berita Terkait
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
F-PDIP Sarankan DKI...
F-PDIP Sarankan DKI Ikuti Jejak Ahok Relokasi Warga Kampung Akuarium ke Rusun Rawa Bebek
Ahok, Gibran, dan Risma...
Ahok, Gibran, dan Risma Masuk Bursa Cagub DKI di Internal PDIP
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
2 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
2 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
6 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved