Ahok Irit Bicara Soal Kelanjutan Reklamasi Teluk Jakarta

Rabu, 04 Mei 2016 - 10:14 WIB
Ahok Irit Bicara Soal...
Ahok Irit Bicara Soal Kelanjutan Reklamasi Teluk Jakarta
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) enggan berbicara banyak ketika duduk satu meja bersama Menko Kemaritiman Rizal Ramli, Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan dari pengembang Pulau D PT Kapuk Naga Indah terkait masa depan reklamasi teluk Jakarta.

"Ya kami tunggu saja Pak Menteri (Menko Maritim Rizal Ramli) surat kajian dari lingkungan hidup, nanti kami akan tindaklanjuti," ujar Ahok di Pulau D salah satu pulau reklamasi, Rabu (4/5/2016).

Mantan Bupati Belitung Timur itu sepertinya enggan berbicara banyak soal masa depan reklamasi. "Kita tunggu saja Pak. Saya laporkan juga Pak Menteri, sudah dua minggu yang lalu, pengembang sudah berkirim surat memberhentikan pembangunan sementara," ujar Ahok singkat.

Untuk diketahui Menko Bidang Kemaritiman Rizal Ramli hari ini menyambangi lokasi mega proyek reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta, pascadihentikan sementara lantaran tidak memenuhi aspek dan persyaratan yang tercantum dalam Undang-uandang (UU).(Baca: Pasca Disetop, Rizal Ramli Datangi Langsung Lokasi Reklamasi)

Rizal Ramli mengatakan, proses pembuatan daratan baru dari dasar laut atau reklamasi sejatinya hal yang biasa di seluruh dunia. Hanya saja, Rizal menekankan bahwa negara tidak bisa diatur oleh pengembang terkait reklamasi yang dilakukan di 17 pulau di Pantai Utara, Jakarta.

‎Dia menegaskan, pengembang harus mematuhi aturan dibuat negara untuk melaksanakan kegiatan reklamasi di wilayah pesisir Jakarta. Selain itu, risiko terhadap lingkungan hidup, kemungkinan banjir, dan risiko terhadap jalur lalu lintas laut juga harus diperhatikan.(Baca: Rizal Ramli: Negara Tak Bisa Diatur Pengembang Soal Reklamasi)
(whb)
Berita Terkait
Debat Sengit Aktivis...
Debat Sengit Aktivis Jakarta, Reklamasi Ancol Harus Hasilkan Pantai Publik
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Indah Kapuk Berujung Penetapan Seorang Tersangka
Ini Motif Penyelenggara...
Ini Motif Penyelenggara Bikin Perayaan yang Memicu Kerumunan di PIK
DKI Sebut Pagar Laut...
DKI Sebut Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Seberang Pulau C Reklamasi Sudah Dihentikan
3 Nama Pulau Reklamasi...
3 Nama Pulau Reklamasi yang Berada di Teluk Jakarta
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Reklamasi PIK, Warganet: Maaf Corona Gak Berani Masuk Pantai Indah Kapuk
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
1 jam yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
3 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
3 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
3 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
4 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved