Lulung: Kebijakan Pembangunan Ahok Tak Berpihak untuk Warga

Rabu, 27 April 2016 - 21:40 WIB
Lulung: Kebijakan Pembangunan...
Lulung: Kebijakan Pembangunan Ahok Tak Berpihak untuk Warga
A A A
JAKARTA - Sejumlah Pembangunan di Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai tidak sesuai rencana yang diusulkan oleh warga. Pembangunan yang menggunakan dana perusahaan swasta tidak berprioritas terhadap kebutuhan warga.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana (Lulung) mengatakan, sejak menjadi pemimpin DKI Jakarta menggantikan Jokowi pada 2014 lalu, pembangunan yang dilakukan oleh Gubernur Ahok tidak sesuai dengan perencanaan yang disusun dari (Musrembang) tingkat RW, lurah hingga ke Provinsi dan diusulkan dalam APBD ataupun RPJMD sebagai wadah janji-janji kampanye Jokowi -Ahok.

Misalnya saja, kata Lulung, dalam menggusur kawasan Kalijodo dan Pasar Ikan, Jakarta Utara, seharusnya apabila sesuai dengan perencanaan, warga tidak akan menjadi korban penggusuran dan tentunya kehidupannya menjadi lebih layak. Kemudian, membangun jalan layang Semanggi yang menggunakan biaya dari koefensi luas bangunan dan pembangunan sejumlah RPTRA yang menggunakan dana CSR.

Apabila dilihat dari sisi kebutuhan warga, jalan layang Semanggi itu hanya akses untuk pemilik kendaraan pribadi roda empat. Seharusnya, Pemprov DKI memilih memperbaiki dan menambah transportasi massal. "Pembangunan yang dilakukan di luar perencanaan merupakan dampak dari sikap pemimpin yang tidak bisa membuat suasana kerja dilingkungannya kondusif. Terlebih banyaknya rotasi pejabat tanpa barometer dan waktu yang tepat," jelas Lulung di Gedung DPRD, Rabu (27/4/2016).

Sebagai ujung tombak pelaksanaan rencana kegiatan pembangunan, lanjut Lulung, pejabat perangkat daerah harus dibina dan didukung oleh pimpinannya. Jangan malah, terus disalahkan dan diancam untuk dipecat.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membantah bila semua pembangunan yang dilakukan di luar perencanaan. Menurutnya, semua pembangunan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga.

Misalnya saja dalam RPTRA, kata Ahok, untu menyelesaikan masalah di lingkungan, warga dapat menyelesaikannya dengan berkumpul di RPTRA. Termasuk fasilitas bermain untuk anak-anak dan untuk melakukan kegiatan apapun.

"Kami akan membangun 150 RPTRA pakai APBD tahun ini. Mei sudah lelang. Kami akan lakukan percepatan penyerapan anggaran melalui pembelian tanah yang dilimpahkan ke Wali Kota," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
Ariza Janji Pergub Penggusuran...
Ariza Janji Pergub Penggusuran Era Ahok Dicabut sebelum Lengser
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Patung Kucing Libi di...
Patung Kucing Libi di Kampung Susun Cakung, Simbol Warga Lawan Penggusuran
F-PDIP Sarankan DKI...
F-PDIP Sarankan DKI Ikuti Jejak Ahok Relokasi Warga Kampung Akuarium ke Rusun Rawa Bebek
DKI Surati Kemendagri...
DKI Surati Kemendagri untuk Cabut Pergub Era Ahok Soal Penggusuran
Tahap Awal Pembangunan,...
Tahap Awal Pembangunan, Progres Kampung Susun Akuarium Capai 10%
Berita Terkini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
7 menit yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
34 menit yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
38 menit yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
56 menit yang lalu
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved