Sembilan Dusun di Mamuju Utara Terendam Air

Senin, 25 April 2016 - 16:31 WIB
Sembilan Dusun di Mamuju...
Sembilan Dusun di Mamuju Utara Terendam Air
A A A
MAKASSAR - Banjir yang terjadi di Desa Lariang Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Mamuju Utara (Matra) dalam beberapa hari terakhir belum juga surut. Banjir bahkan makin mengepung setidaknya sembilan dusun di desa tersebut

Rahmat, salah seorang warga Dusun Kalulumbeo, mengaku musibah banjir kiriman yang terjadi di wiayahnya memasuki hari ke delapan. "Airnya belum surut, banjir datang lagi. Jadi, memang tidak berhenti,”tuturnya.

Informasi yang dihimpun, banjir yang terjadi di Desa Lariang tersebut kini telah menerjang sembilan dusun. Ketinggian air mencapai satu meter.

Menurut pengakuan beberapa warga setempat, luapan sungai Lariang kian menjadi-jadi akibat tanggul milik salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit jebol. Jebolnya tanggul itu ikut menggenagi pemukiman maupun lahan pertanian masyarakat.

Selain menggenangi pemukiman warga, sejumlah fasilitas umum seperti gedung sekolah dan jalan trans Sulawesi turut menghambat aktivitas warga setempat akibat volume air semakin meninggi.

Salah seorang warga lainnya, Alimuddin mengatakan meski banjir kiriman telah datang, namun warga masih memilih bertahan di rumah.

Alasannya, alasan banjir yang terjadi saat ini adalah banjir musiman yang terjadi setiap tahunnya. Mereka hanya berharap, hujan di wilayah hulu berhenti sehingga volume air tidak makin bertambah.

Warga juga meminta agar pemerintah daerah segera turun tangan untuk mengatasi dampak bencana banjir kiriman yang telah berlangsung selama delapan hari itu.

"Kalau pemerintah tutup mata maka warga yang terisolor banjir terancam kelaparan," tandasnya.

Kepala Desa Lariang, Andi Firdaus yang dikonfirmasi mengakui banjir kiriman telah melanda sedikitnya sembilan dusun di desanya.

Dia mengatakan, banjir kiriman tersebut kian meluas sehingga ikut menyulitkan warga untuk melakukan aktivitas kesehariannya.

"Ada sembilan dusun yang dihuni 2.875 jiwa menjadi korban bencana banjir kiriman yang terjadi di daerah hulu sungai Kabupaten Poso, Sulteng," tuturnya.
(nag)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
1 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
10 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
12 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
13 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
13 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
14 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved