Dianiaya Oknum Polisi, Adik Dekan Hukum Untirta Tewas

Rabu, 20 April 2016 - 20:52 WIB
Dianiaya Oknum Polisi,...
Dianiaya Oknum Polisi, Adik Dekan Hukum Untirta Tewas
A A A
SERANG - Muhammad Iman Tarjuman (48) adik kandung Dekan Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) tewas setelah dianiaya oknum anggota kepolisian dari Polres Serang.

Informasi yang dihimpun, Imam yang merupakan warga Ranca Sawah, Taktakan, Kota Serang Banten, kaget saat enam anggota polisi yang mengaku dari Polres Serang akan membawanya, lantaran diduga melakukan tindak pidana penipuan.

Namun lantaran korban merasa tidak bersalah, lima oknum anggota polisi yang menggunakan seragam preman ini tetap memaksa Imam untuk dibawa kedalam kendaraan mini bus.

"Suami saya itu punya riwayat penyakit jantung, tapi polisi itu ikat tangannya dengan sabuk, ditarik paksa, sambil pukul, kena pelipis sebelah kanan," ujar istri Imam, Siti Masitoh saat ditemui dikediamannya, Rabu (20/4/2016)

Penolakan Imam beserta istrinya lantaran, oknum polisi tersebut tidak bisa menunjukan identitas dan surat penangkapan, walaupun pada akhirnya menunjukan saat korban dalam kondisi sudah tidak berdaya.

"Sampai jatuh, saya juga belum sempat kasih obat, padahal dia minta, ternyata mau saya kasih, detak nadi tangannya sudah lemah," ujarnya.

Mengetahui hal tersebut, Siti meminta kepada petugas agar membuka sabuk yang mengikat tangannya, kemudian untuk memastikan, salah satu petugas mengecek kondisi korban, dan ternyata sudah dalam kondisi kritis.

"Polisi itu juga cek, tahu sudah lemah, baru dia buka sabuk ditangan suami, kemudian dibawa ke rumah sakit," jelasnya.

Imam kemudian dibawa oleh anggota polisi ke RSUD dr Drajat Prawiranegara, sementara Siti menuju kerumah Aan Asphianto yang kini menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum Untirta untuk memberitahukan kejadian tersebut.

"Saya ke rumahnya, kasih kabar itu, sambil bawa surat perintah penangakapan itu," jelasnya

Namun, Siti kaget saat mendapatkan informasi dari Aan bahwa sang suami sudah tidak dapat ditolong.

"Saya tidak terima, suami saya kaya teroris, padahal kalau memang suami saya salah, kan bisa dibicarakan baik-baik, apalagi ini tidak ada pemanggilan ke satu atau kedua," tandasnya dengan muka sedih.
(nag)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved