DPRD DKI Akan Kaji Dampak Pemberhentian Raperda Reklamasi

Kamis, 14 April 2016 - 11:37 WIB
DPRD DKI Akan Kaji Dampak...
DPRD DKI Akan Kaji Dampak Pemberhentian Raperda Reklamasi
A A A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta akan melakukan kajian akibat dari pemberhentian dua rancangan peraturan daerah (Raperda) Reklamasi. Hal itu guna melihat, apakah ada kerugian atas keputusan penghentian pembahasan raperda itu atau tidak.

"DPRD akan melakukan pengkajian dampak dari penghentian raperda. Yang hadir nanti utusan dari fraksi-fraksi (di DPRD DKI Jakarta)," kata Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Syarif di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2016).

Sementara itu, Wakil Ketua Balegda DPRD DKI Merry Hotma mengaku, perlu waktu untuk memulai kajian terkait untung atau rugi dari dampak dihentikannya pembahasan raperda tersebut. "Memang perlu waktu untuk melakukan kajian tersebut. Jadi kita tunggu saja," tukasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengalami kerugian akibat penghentian raperda itu.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut Pemprov DKI akan merugi. (Baca: DPRD DKI Hentikan Pembahasan Dua Raperda Soal Reklamasi)

"Ya kita rugi dong, kalau IMB enggak ada enggak bisa penjualan, setiap penjualan kan dapat bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB)," terangnya.

Kata dia, efek domino paling besar seluruh dunia ada industri properti. Karena dalam satu industri properti itu ada ribuan industri mengikuti. (Baca: Larang Pembangunan di Pulau Reklamasi, Ahok Sebut DKI Bisa Merugi)

"Keramik, pabrik-pabrik, listrik, pasir, buruh, dari orang yang enggak sekolah sampai yang sekolah. Ini juga sewa menyewa semua kan pajak," bebernya.
(mhd)
Berita Terkait
Debat Sengit Aktivis...
Debat Sengit Aktivis Jakarta, Reklamasi Ancol Harus Hasilkan Pantai Publik
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Indah Kapuk Berujung Penetapan Seorang Tersangka
Ini Motif Penyelenggara...
Ini Motif Penyelenggara Bikin Perayaan yang Memicu Kerumunan di PIK
DKI Sebut Pagar Laut...
DKI Sebut Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Seberang Pulau C Reklamasi Sudah Dihentikan
3 Nama Pulau Reklamasi...
3 Nama Pulau Reklamasi yang Berada di Teluk Jakarta
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Reklamasi PIK, Warganet: Maaf Corona Gak Berani Masuk Pantai Indah Kapuk
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
15 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved