Hapus Kawasan 3 in 1, PDIP Nilai Itu Pencitraan Ahok

Selasa, 05 April 2016 - 02:36 WIB
Hapus Kawasan 3 in 1,...
Hapus Kawasan 3 in 1, PDIP Nilai Itu Pencitraan Ahok
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diminta jangan terburu-buru menciptakan sesuatu yang dapat dikenang warga Ibu Kota. Seperti penghapusan kawasan 3 in 1 dari Jakarta.

Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, Pandapotan Sinaga mengatakan, kawasan 3 in 1 masih efektif mengendalikan kemacetan khususnya saat jam-jam sibuk. Dia menilai, penghapusan kawasan 3 in 1 itu hanya pencitraan yang dilakukan Ahok jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.

"Jadi yang pakai joki itu rata-rata memang mendesak lewat 3 in 1. Kalau yang keluarga atau tetangga saya lihat saling berbarengan tuh dari rumahnya. Menghilangkan yang sudah ada dan menciptakan yang baru dengan alasan tidak masuk akal namanya pencitraan," tegasnya di Jakarta, Senin 4 April 2016.

Jika ingin menghapus kawasan 3 in 1, kata Ketua DPC Jakarta Pusat ini, harusnya sesuai dengan instrument pembatasan kendaraan lainnya. Bukan malah membebaskannya dan menjadikan tertib lalu lintas. (Baca: Mendadak Hapus 3 in 1, Ahok Sebaiknya Fokus Tuntaskan Program Terbengkalai)

Selama ini, lanjut Pandapotan, penertiban yang dilakukan kepolisian dan Dishubtrans dalam tertib lalu lintas saja hanya sekadar formalitas dan tidak pernah efektif. Misalnya saja penertiban parkir liar dengan cabut pentil hingga derek denda Rp500.000. Termasuk penertiban angkutan umum yang mengetem.

"Saya berharap ini hanya uji coba saja. Jangan dihapus kalau ERP belum siap. Berbahaya, bisa-bisa perekonomian terganggu karena kemacetan luar biasa nanti. Kawasan tertib itu alasan pencitraannya," pungkasnya‎. (Baca: Alasan Ahok Akan Menghapus Kawasan 3 in 1 Dinilai Mengada-ada)
(mhd)
Berita Terkait
Mengenang Kebijakan...
Mengenang Kebijakan 3 in 1 Sebelum Diganti Ganjil Genap di Jakarta
Kemenperin Pede Program...
Kemenperin Pede Program Diklat 3 in 1 Tekan Angka Pengangguran
3-in-1 Beauty Hacks...
3-in-1 Beauty Hacks dengan Face Mist
Pemprov DKI Bakal Terapkan...
Pemprov DKI Bakal Terapkan Ganjil Genap di Akses Jalan Sekitar Kawasan Wisata
Ariza-Risma Akan Bersaing...
Ariza-Risma Akan Bersaing Kuat Perebutkan Kursi DKI-1
Koridor 1 hingga 3 Transjakarta...
Koridor 1 hingga 3 Transjakarta Bakal Dihapus, Dishub Ungkap Penyebabnya
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
5 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
5 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
5 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
5 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved