46 Anak di Sukabumi Jadi Korban Kekerasan Seksual

Selasa, 15 Maret 2016 - 14:22 WIB
46 Anak di Sukabumi...
46 Anak di Sukabumi Jadi Korban Kekerasan Seksual
A A A
SUKABUMI - Dalam kurun waktu tiga bulan, sudah ada 46 anak di Kabupaten Sukabumi yang menjadi korban kekerasan seksual. Jumlah tersebut dari tujuh kasus yang telah ditemukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan data KPAID Kabupaten Sukabumi kasus tersebut terjadi di enam kecamatan yakni dua kasus di Kecamatan Parungkuda dengan jumlah korban sebanyak 17 anak.

Satu kasus di Kecamatan Cisaat dengan jumlah korban 16 anak dan satu kasus di Kecamatan Purabaya dengan 10 anak yang menjadi korbannya. Sedangkan untuk Kecamatan Caringin, Nagrak dan Kalapanunggal masing-masing satu korban.

Ketua KPAID Kabupaten Sukabumi, Dian Yulianto mengatakan, kasus yang paling banyak memakan korban itu kebanyakan terjadi di lingkungan sekolah.

Seperti halnya di Kecamatan Cisaat, Parungkuda dan Purabaya. "Kekerasan di lingkungan sekolah ini paling banyak memakan korban anak. Sedangkan yang lainnya dilakukan orang terdekat di luar lingkungan sekolah," ujarnya kepada Sindonews, Selasa (15/3/2016)

Untuk memulihkan kondisi anak yang menjadi korban kekerasan seksual, KPAID sudah bekerjasama dengan Dinas Sosial mendatangkan psikolog.

Selain itu mengaktifkan kembali si anak ke lingkungan sekolah dengan memberikan berbagai kegiatan positif.

Hal itu dilakukan agar si anak dapat melupakan kejadian yang telah dialami sebelumnya. "Kami terus berupaya agar si anak bisa lupa mengenai kejadian yang dialaminya," ucapnya.

Selain itu, KPAID Kabupaten Sukabumi sampai saat ini melakukan pendapingan proses hukumnya.

Hal itu dilakukan agar tidak ada kejadian yang dipeti es kan oleh penegak hukum. "Alhamdulillah sampai saat ini, beberapa kasus yang didampingi KPAID Kabupaten Sukabumi berjalan sesuai proses hukum," ungkapnya.

Namun kata Dian, sampai saat ini Pemkab Sukabumi belum melakukan langkah serius terkait penangan kekerasan seksual terhadap anak.

Padahal menurutnya, pemkab harus berperan aktif dalam kasus kekerasana seksual ini. Apalagi Kabupaten Sukabumi sudah masuk status darurat kekerasan seksual terhadap anak.
"Seharusnya pemkab yang menangani serius, jangan sampai tidak ada suara seperti saat ini," terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Elis Nurbaeti mengatakan kondisi kekerasan anak di Kabupaten Sukabumi semakin memprihatinkan.

Apalagi dalam waktu tiga bulan ini sudah lebih dari 40 anak-anak yang menjadi korban. "Ya saat ini semakin memprihatikan," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Gus Sofwan Kecam Maraknya...
Gus Sofwan Kecam Maraknya Kasus Guru Lakukan Perbuatan Asusila dan Amoral
Ketua KPU Hasyim Asyari...
Ketua KPU Hasyim Asy'ari Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Perbuatan Asusila
Polri Periksa 3 HP Milik...
Polri Periksa 3 HP Milik Eks Kapolres Ngada yang Rekam Perbuatan Asusila
Jurus Ampuh Dukun Cabul...
Jurus Ampuh Dukun Cabul di Lampung hingga Leluasa Cabuli 3 Tetangganya
Bareskrim Tangkap 3...
Bareskrim Tangkap 3 Predator Asusila Anak, Perbuatan Direkam Lalu Diperjualbelikan
Bejat! Pria Ini Seret...
Bejat! Pria Ini Seret dan Cabuli Anak di Bawah Umur saat Sholat di Masjid
Berita Terkini
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
9 menit yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
12 menit yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
32 menit yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
35 menit yang lalu
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
2 jam yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved