Saksikan Ritual Gerhana, Ribuan Warga Datangi Pantai Manakkara
Rabu, 09 Maret 2016 - 02:49 WIB
Saksikan Ritual Gerhana, Ribuan Warga Datangi Pantai Manakkara
A
A
A
MAMUJU - Menjelang gerhana matahari total ada Rabu (9/3/2016) pagi, ribuan warga mendatangi anjungan Pantai Manakarra, Mamuju di Sulawesi Barat pada Selasa 8 Maret 2016 malam.
Mereka datang ke lokasi tersebut demi menyaksikan Festival Gerhana Matahari Total (GMT) berupa pagelaran seni budaya serta ritual gerhana matahari. (Baca juga: Ini Kata NASA Soal Bahaya Gerhana Matahari Total)
Dalam festival tersebut dipentaskan sikappo, yakni ritual yang digelar menjelang gerhana matahari total yang pernah dilakukan masyarakat pada ratusan tahun lalu.
Ritual sikkapo yang berasal dari Luyo, Polewali Mandar Sulawesi Barat ini digambarkan lewat tarian yang mengandung unsur filosofi tentang gerhana matahari.
Tarian itu dilakukan empat orang pria yang terlihat tengah mempersiapkan diri untuk memerangi perbuatan jahat pada malam hari sebelum terjadinya gerhana matahari.
Terihat seorang wanita selaku ketua suku memberikan kekuatan kepada keempat pria yang digambarkan sebagai ksatria itu lewat ritual khusus.
Setelah itu, keempat ksatria itu membawakan tarian perang. Adapun pesan dari tarian ini untuk mengingatkan kepada manusia bahwa gerhana matahari sebagai salah satu fenomena alam yang bisa mempersatukan semua umat manusia.
Pementasan tarian ini menarik perhatian ribuan warga. Pementasan seni itu bertambah menarik karena dilengkapi dengan alunan musik tardisonal dan efek cahaya.
Menurut pengagas Festival Gerhana Matahari, Irvan Bahri, kegiatan tersebut bertujuan juga untuk mempersatukan seluruh suku yang berbeda-beda budaya di Provinsi Sulawesi Barat.
Mereka datang ke lokasi tersebut demi menyaksikan Festival Gerhana Matahari Total (GMT) berupa pagelaran seni budaya serta ritual gerhana matahari. (Baca juga: Ini Kata NASA Soal Bahaya Gerhana Matahari Total)
Dalam festival tersebut dipentaskan sikappo, yakni ritual yang digelar menjelang gerhana matahari total yang pernah dilakukan masyarakat pada ratusan tahun lalu.
Ritual sikkapo yang berasal dari Luyo, Polewali Mandar Sulawesi Barat ini digambarkan lewat tarian yang mengandung unsur filosofi tentang gerhana matahari.
Tarian itu dilakukan empat orang pria yang terlihat tengah mempersiapkan diri untuk memerangi perbuatan jahat pada malam hari sebelum terjadinya gerhana matahari.
Terihat seorang wanita selaku ketua suku memberikan kekuatan kepada keempat pria yang digambarkan sebagai ksatria itu lewat ritual khusus.
Setelah itu, keempat ksatria itu membawakan tarian perang. Adapun pesan dari tarian ini untuk mengingatkan kepada manusia bahwa gerhana matahari sebagai salah satu fenomena alam yang bisa mempersatukan semua umat manusia.
Pementasan tarian ini menarik perhatian ribuan warga. Pementasan seni itu bertambah menarik karena dilengkapi dengan alunan musik tardisonal dan efek cahaya.
Menurut pengagas Festival Gerhana Matahari, Irvan Bahri, kegiatan tersebut bertujuan juga untuk mempersatukan seluruh suku yang berbeda-beda budaya di Provinsi Sulawesi Barat.
(dam)