Pengikut 'Raja Terakhir' Dibekali Koin dan Kulit Pisang

Kamis, 25 Februari 2016 - 18:04 WIB
Pengikut Raja Terakhir...
Pengikut 'Raja Terakhir' Dibekali Koin dan Kulit Pisang
A A A
CIREBON - Aktivitas 'raja terakhir' di Cirebon, Jawa Barat, rupanya telah lama diendus. Terungkap, orang-orang yang datang ke kediamannya dibekali uang receh dalam kulit pisang.

Berdasarkan informasi, seorang pria yang mengaku sebagai 'raja terakhir' beraktivitas di Jalan Evakuasi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Belakangan diketahui, unsur muspika di wilayah tersebut telah mengetahui adanya aktivitas seseorang yang mengklaim diri sebagai raja terakhir.

"Dia mengklaim namanya Raja Muhammad Hasanudin atau dikenal Baginda Raja Muhammad Hasanudin (pada berita sebelumnya ditulis berinisial MA), yang mengaku sebagai raja terakhir nusantara dan raja dari segala raja," ungkap Lurah Sunyaragi Rustim, Kamis (25/2/2016).

Hasanudin, lanjutnya, diketahui memiliki atau mengelola sebuah yayasan. Kediamannya di salah satu gang di Jalan Evakuasi, menurut Rustim, beberapa kali diketahui didatangi banyak orang yang di antaranya menggunakan kendaraan umum.

Rumah yang ditempati Hasanudin, ungkap Rustim, berstatus kontrakan milik seorang pria bernama Abdul Kholik. Meski begitu, lanjutnya, pihaknya menilai aktivitas yang dilakukan Hasanudin, terlepas dari klaimnya sebagai raja terakhir, belumlah meresahkan.

"Kami anggap belum terlalu meresahkan, tapi tetap kami pantau pergerakannya melalui petugas babinkamtibmas," tegasnya.

Hanya dia mengakui, satu hal yang unik, setiap seusai pertemuan, mereka yang datang ke kediaman Hasanudin diberi uang koin senilai Rp2.500 dalam kulit pisang.

Meski belum diketahui pasti tujuannya, dari pengakuan sejumlah orang yang mengikuti pertemuan itu, uang koin tersebut dipercaya bisa bertambah.

PILIHAN:
Nenek yang Telinganya Digerogoti Belatung Dievakuasi dari Hutan
(zik)
Berita Terkait
Gempar, Pria di Maros...
Gempar, Pria di Maros Minta Izin Presiden Jokowi Buat Aliran Kepercayaan Baru ‘Tilaco’
Antisipasi Munculnya...
Antisipasi Munculnya Aliran Sesat, Kejari Sinjai Gelar Rakor Pakem
PBNU Minta Pemerintah...
PBNU Minta Pemerintah Serius Tangani Aliran Bab Kesucian di Gowa
Korban Tewas Aliran...
Korban Tewas Aliran Sesat Kenya Capai 95 Orang, 8 di Antaranya Anak-anak
Heboh Ada Aliran Almahdi...
Heboh Ada Aliran Almahdi di Lampung Utara, Anggota Wajib Setor Uang Bulanan
3 Film tentang Nabi...
3 Film tentang Nabi Palsu, Nomor 2 Terinspirasi Fenomena Aliran Sesat di Indonesia
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
8 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved