Antisipasi Kejahatan, Polres Jakbar Luncurkan Aplikasi WBS

Jum'at, 12 Februari 2016 - 13:46 WIB
Antisipasi Kejahatan,...
Antisipasi Kejahatan, Polres Jakbar Luncurkan Aplikasi WBS
A A A
JAKARTA - Untuk mengantisipasi kejahatan dan tidak kriminal, Kepolisian Resort Jakarta Barat meluncurkan aplikasi yang bisa diunduh masyarakat. Nantinya, aplikasi berbasis android bernama Wistle Blower System (WBS) bisa mencegah perbuatan nakal oknum polisi.

Launching aplikasi ini di hadiri oleh sejumlah pimpinan komisi III DPR RI, Wakil Ketua KPK, Irjen Pol (Purn) Basaria Panjaitan, Wakabareskrim Mabes Polri, Irjen Pol Syahrul Mamma, Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), Irjen Pol Taufik Hidayat, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian. Wali Kota Jakarta Barat, HM Anas Efendi. Dan sejumlah Kapolres dan Dandim di wilayah Jakarta.

Menurut Wakil Ketua KPK Irjen Pol (Purn) Basaria Panjaitan mendukung dengan penerapan sistem ini. Selain bisa menjadi pilot project di Polda Metro Jaya, sistem ini juga bisa diterapkan di Polres seluruh Indonesia.

"Ini bisa membuat kerja kepolisian menjadi lebih efektif. Setiap laporan masyarakat akan di tindak lanjuti, dan mendapatkan pemantauan langsung dari semua pimpinan Polres maupun Polda," terang Basaria kepada SINDO di halaman Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (12/2/2016).

Terlebih dalam sistem ini, lanjut Basaria, Polres Metro Jakarta Barat juga menyiapkan sebuah sistem yang mencegah polisi berbuat nakal.

Namun demikian, Basaria menyakini penerapan sistem ini akan menimbulkan gejolak di lingkungan polri, khususnya Polres Metro Jakarta Barat. Oknum polisi nakal, lanjut Basaria, akan berupaya untuk merusak sistem ini.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho mengatakan sistem ini bisa dilakukan untuk pelaporan tindak kejahatan hingga penyalahguna narkoba.

Dengan mendownload langsung melalui Play Store pada aplikasi Android, masyarakat sudah dapat langsung melaporkan kepada Polres Metro Jakarta Barat.

"Ada tiga menu dalam aplikasi ini, mulai dari informasi, berinteraksi dengan operator, dan lokasi pos polisi terdekat," jelas Rudi.

Untuk melancarkan sistem ini, Rudi secara khusus telah menyiapkan sebuah ruangan khusus dalam operasinya dengan didukung enam orang operator.

Operator ini bekerja selama 24 jam selama tujuh hari dengan terbagi dalam 3 shift. "Kerahasian informasi laporan akan kita jamin," tutupnya.

PILIHAN:

FPI: Biarkan Tangan Ahok Bersihkan Kalijodo

Beredar Percakapan, Mirna Ingin Culik Bayi Jessica
(ysw)
Berita Terkait
Pria Petugas Keamanan...
Pria Petugas Keamanan Tewas Dianiaya
Massa Pendemo Lempari...
Massa Pendemo Lempari Polisi dengan Batu dan Petasan di Harmoni
Kapolres Jaksel Ajak...
Kapolres Jaksel Ajak Warga Manggarai Jaga Situasi Aman
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Antisipasi Kerusuhan,...
Antisipasi Kerusuhan, Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Para Kapolda
Diduga Hendak Lakukan...
Diduga Hendak Lakukan Kerusuhan di Jakarta, 30 Remaja Berpakaian Hitam Diamankan
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
2 jam yang lalu
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
2 jam yang lalu
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
2 jam yang lalu
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
2 jam yang lalu
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
3 jam yang lalu
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
6 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved