Masih Jadi Sasaran, Ganja di Tangerang Paling Mahal
Kamis, 04 Februari 2016 - 21:11 WIB
Masih Jadi Sasaran, Ganja di Tangerang Paling Mahal
A
A
A
JAKARTA - Jajaran Polres Metro Tangerang Kota telah mengamankan 8,7 kilogram ganja dan 184,05 gram sabu dari hasil pengungkapan kasus selama satu bulan terakhir. Barang bukti ini hasil sitaan dari 72 tersangka selama kurun waktu awal Januari hingg 4 Februari 2016.
"Barang bukti ganja terdiri dari 161 paket kecil dan tiga bungkus paket besar. Sedangkan sabu ada 74 paket," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto di Tangerang, Kamis (4/1/2016).
Sementara, Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Bambang Gunawan mengatakan, puluhan tersangka yang ditangkap ini merupakan jaringan Tangerang dan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Dengan banyaknya barang bukti, dia menilai Kota Tangerang masih menjadi sasaran peredaran narkoba.
"Ya pasti jadi sasaran. Paling banyak kasusnya ganja, karena di Tangerang harganya mahal," jelasnya.
Pihaknya mengaku kesulitan dalam mengungkap kasus narkoba. Karena pelaku kerap memutus jaringan jika tertangkap.
"Yang kena cuma yang dibawahnya saja, seperti kurir atau pengedar. Tapi kami upayakan terus mengembangkan kasus ini sampai bandarnya," katanya.
Untuk perang terhadap narkoba, kata Gunawan, polisi juga terus melakukan upaya dengan pencegahan sejak dini seperti sosialisasi ke sekolah. Selain itu juga melakukan razia narkoba ke Lapas yang ada di Tangerang.
"Barang bukti ganja terdiri dari 161 paket kecil dan tiga bungkus paket besar. Sedangkan sabu ada 74 paket," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto di Tangerang, Kamis (4/1/2016).
Sementara, Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Bambang Gunawan mengatakan, puluhan tersangka yang ditangkap ini merupakan jaringan Tangerang dan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Dengan banyaknya barang bukti, dia menilai Kota Tangerang masih menjadi sasaran peredaran narkoba.
"Ya pasti jadi sasaran. Paling banyak kasusnya ganja, karena di Tangerang harganya mahal," jelasnya.
Pihaknya mengaku kesulitan dalam mengungkap kasus narkoba. Karena pelaku kerap memutus jaringan jika tertangkap.
"Yang kena cuma yang dibawahnya saja, seperti kurir atau pengedar. Tapi kami upayakan terus mengembangkan kasus ini sampai bandarnya," katanya.
Untuk perang terhadap narkoba, kata Gunawan, polisi juga terus melakukan upaya dengan pencegahan sejak dini seperti sosialisasi ke sekolah. Selain itu juga melakukan razia narkoba ke Lapas yang ada di Tangerang.
(mhd)