Usulan Ahok Hapus Premium Dinilai Cari Popularitas Jelang Pilgub

Rabu, 03 Februari 2016 - 21:15 WIB
Usulan Ahok Hapus Premium...
Usulan Ahok Hapus Premium Dinilai Cari Popularitas Jelang Pilgub
A A A
JAKARTA - Usulan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dari Jakarta dinilai hanya mencari popularitas jelang Pilgub 2017 mendatang. Pasalnya, wacana yang ditelurkan Ahok itu tidak pernah diusulkan kepada anggota Dewan selaku pengawas eksekutif.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Slamet Nurdin. Selain itu, sambung Slamet, alasan penghapusan BBM untuk mengurai kemacetan sangat tidak kuat. Apalagi dia tidak mensosialisasikannya ke legislatif yang merupakan mitra kesatuan dalam Pemerintah Daerah (Pemda).

"Kemacetan masih jauh bila diurai dengan penghapusan bbm. Gubernur tidak bisa main keluarkan kebijakan begitu saja sendiri tanpa ada persetujuan dewan. Ini one man show, kalau sudah ada perdebatan, pasti dia (Ahok) sendiri yang jadi pahlawannya. Lihat saja," kata Slamet di Jakarta, Rabu (3/2/2016).

Slamet menilai, kepemimpinan Ahok di Jakarta selama ini terlalu cepat dalam mengeluarkan kebijakan, padahal kebijakan itu belum ada data dan implikasinya. Akibatnya, kebijakan menjadi tidak matang dan akhirnya timbul pencarian kambing hitam.

Politikus Partai Keadilan Sosial (PKS) itu meminta Ahok menarik usulannya untuk menghapus premium di tengah krisis ekonomi dunia saat ini. Masyarakat harus dibantu dalam ekonomi seperti ini. Menurutnya, apabila ingin mengurai kemacetan, wujudkan saja wacana yang muncul terlebih dahulu, pembatasan kendaraan melalui parkir atau jalan berbayar. Termasuk kenaikna pajak progresif.

"Kebijakan menghapus premium ini kebijakan strategis. Harus koordinasi dengan semua pihak terkait. Kami akan mencoba menghentikan kebijakan-kebijakan kontradiktif. Kami takut beliau kebablasan dan akhirnya fungsi administrasi tata negara dilupakan. Dampaknya ya masyarakat, hanya disajikan wacana tanpa merasakannya," tuturnya.

PILIHAN:

Kembaran Mirna Sebut Jessica Pembohong
(mhd)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Ahok Kebanjiran Pertanyaan...
Ahok Kebanjiran Pertanyaan Soal Apikasi Jangkau Besutannya
Kaesang soal Ahok Mundur...
Kaesang soal Ahok Mundur dari Komut: Dari TKN Banyak Kok
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
59 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
2 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Perintahkan...
Donald Trump Perintahkan Hapus Departemen Pendidikan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved