Perbaiki Lampu JPU, Warga Jatiwaringin Tewas Mengenaskan

Kamis, 04 Februari 2016 - 01:22 WIB
Perbaiki Lampu JPU,...
Perbaiki Lampu JPU, Warga Jatiwaringin Tewas Mengenaskan
A A A
BEKASI - Seorang warga Jatiwaringin tewas mengenaskan saat memperbaiki lampu Penerangan Jalan Umum (JPU) di Kompleks Perumahan Bumi Makmur RT6/3, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Warga Jatiwaringin itu bernama Udin Sarudin (55).

Kapolsek Pondok Gede, Kompol Sukadi mengatakan, peristiwa itu bermula saat pengurus RT setempat meminta warganya untuk mencarikan tukang listrik guna memperbaiki lampu penerangan jalan yang padam sejak empat hari lalu.

"Ada warga yang menghubungi korban," kata Sukadi di Bekasi, Rabu 3 Februari 2016.

Diduga berbekal peralatan seadanya, Udin langsung memperbaiki lampu tersebut sekitar pukul 09.30 WIB. Korban naik menggunakan tangga, dan mengikat tubuhnya menggunakan sabuk pengaman harnes ke tiang listrik dan memang biasa memperbaiki lampu penerangan jalan.

Awalnya, kata dia, korban ditemani oleh warga, namun diminta menunggu di bawah atas permintaan korban. Sayangnya keahlianya di bidang kelistrikan itu tidak dibarengin dengan alat pengaman. Alhasil, baru beberapa menit melakukan perbaikan, Udin langsung tersetrum listrik lampu PJU.

Sejumlah warga yang melihat korban kejang-kejang di atas ketinggian enam meter, hanya bisa menonton dan panik dengan keadaan. Tak ada yang berani menolong, karena takut ikut tersengat aliran listrik. Akibatnya, korban tewas di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan.

Beberapa jam kemudian, korban yang terdata sebagai warga Jalan Taruna RT5/2, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi berhasil dievakusi petugas PLN dan pihak kepolisian, lalu dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dikebumikan. "Korban dibawa kerumah duka," ujarnya.

Kabid Penerangan Jalan Umum (PJU), Dinas Pertamamanan, Pemakaman, dan Penerangan Jalan Umum (DPPJU) Kota Bekasi, Karya Sukmajaya, menyesalkan upaya warga yang memperbaiki lampu penerangan jalan sendiri. "Sangat kami sayangkan, hingga korban meninggal dunia," katanya.

Seharusnya, kata dia, apabila ada lampu PJU padam dilaporkan ke pemerintah agar segera diperbaiki. Namun, yang terjadi warga tidak melaporkan kepada DPPJU. Padahal aduaan masyarakat, pasti diprioritaskan pemerintah. "Kalau melaporkan, kami akan langsung memperbaikinya," katanya.

Apalagi, lanjut dia, jika lampu PJU diperbaiki oleh warga sendiri, dikhawatirkan tak sesuai dengan spesifikasi, sehingga malah terjadi kerusakan yang lebih parah. Ditambah, pemerintah tahun ini akan memperbaiki sekitar 2.600 titik lampu PJU yang padam di seluruh Kota Bekasi dari APBD 2016.

PILIHAN:

Ini Jawaban Suami Mirna, Soal Hubungannya dengan Jessica
(mhd)
Berita Terkait
Polisi Bongkar Lokasi...
Polisi Bongkar Lokasi Penemuan Empat Kerangka Bayi di Banyumas
Mayat Mrs X di Bojong...
Mayat Mrs X di Bojong Gede Bikin Geger, Ini Ciri-cirinya
Mayat Wanita Ditemukan...
Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Kolong Fly Over Tanah Abang
Disangka Boneka, Didekati...
Disangka Boneka, Didekati Ternyata Mayat Pria Mengambang di Jakbar
Geger! Warga Lampung...
Geger! Warga Lampung Utara Temukan Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kosong
Ngeri, Mayat Terbungkus...
Ngeri, Mayat Terbungkus Kantong Sampah Gegerkan Warga Bogor
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
1 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
3 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
3 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
6 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
7 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
7 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved