Tiga Anak di Purwakarta Meninggal Akibat DBD

Jum'at, 29 Januari 2016 - 16:07 WIB
Tiga Anak di Purwakarta...
Tiga Anak di Purwakarta Meninggal Akibat DBD
A A A
PURWAKARTA - Diduga diserang Demam Berdarah Dengue (DBD), puluhan warga Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas. Bahkan, dalam dua minggu terakhir, tiga orang anak-anak warga desa tersebut dilaporkan meninggal dunia akibat DBD.

Kepala Desa Cipinang Ahmad menyebutkan, ketiga warganya yang meninggal dunia akibat diserang DBD ini adalah Dhini Purnama Awaliyah (8), Eka Latifah (5), dan Gilang Ginanjar (9).

"Sebelum meninggal mereka terkena demam tinggi dan sempat dirawat di puskemas dan rumah sakit," ujarnya, Jumat (29/1/2016).

Saat ini, kata dia, warga yang mengalami gejala demam tinggi di Desa Cipinang terus berjatuhan. Tercatat di Puskesmas Cibatu saja ada sedikitnya 16 orang warga yang harus dirawat. Bahkan, belasan warga Desa Cipinang lainnya dirawat di sejumlah rumah sakit yang ada di Purwakarta. Berdasarkan laporan ke kantor desa, mereka diduga terkena penyakit DBD.

"Ini kejadian yang pertama kali sepanjang sejarah di desa kami. Puluhan warga diserang penyakit DBD. Saat ini untuk mengantisipasi agar wabah DBD tidak meluas, warga digerakkan untuk gotong royong membersihkan lingkungan," tutur Ahmad.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purwakarta Anne Hediana Koesoemah membenarkan ada tiga orang anak-anak yang rata-rata berusia 5-10 tahun meninggal dunia akibat menderita demam tinggi.

"Belum tentu DBD. Kami belum mendapat laporan secara pasti masih tahap pendataan. Demam tinggi belum pasti DBD," ujarnya.

Begitu juga saat ditanya soal puluhan warga Desa Cipinang yang dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit akibat penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk tersebut, Anne mengaku belum mendapatkan laporan.

Namun, dirinya tidak membantah jika kasus penyakit DBD tahun ini memang cukup tinggi secara nasional, termasuk di Kabupaten Purwakarta. Sebab, diperkirakan tahun ini masuk puncak siklus lima tahunan penyebaran demam berdarah.

"Untuk sepanjang bulan Januari ini saja yang tercatat di dinas kami ada sedikitnya 51 orang yang positif terkena penyakit DBD. Dari jumlah itu sekitar 50 persen saat ini sedang dirawat di sejumlah rumah sakit negeri dan swasta, termasuk di puskesmas," jelas dia.
(zik)
Berita Terkait
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
Peran Masyarakat dalam...
Peran Masyarakat dalam Perlindungan Keluarga dari Ancaman DBD
Takeda dan Alodokter...
Takeda dan Alodokter Berkolaborasi Melawan DBD di Indonesia
Angkak dan Sari Kurma...
Angkak dan Sari Kurma Bantu Trombosit Pasien DBD Naik? Ini Faktanya!
Saat Pendemi Covid-19,...
Saat Pendemi Covid-19, Ratusan Anak di Blitar Terserang DBD
Kolaborasi Kemenkes...
Kolaborasi Kemenkes dan Takeda Edukasi Pencegahan Dini untuk Tangkal DBD
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
5 menit yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
50 menit yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
1 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
1 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
1 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved