Kuli dan PKL Menyambi Edarkan Narkoba

Kamis, 28 Januari 2016 - 18:15 WIB
Kuli dan PKL Menyambi...
Kuli dan PKL Menyambi Edarkan Narkoba
A A A
PASURUAN - Peredaran narkoba di wilayah Pasuruan, Jawa Timur, semakin marak. Para pengedar barang haram ini bahkan juga berasal dari masyarakat kalangan bawah, seperti kuli bangunan dan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Kerja sampingan dengan untung besar ini menjadi daya tarik tersendiri untuk masuk dalam jaringan pengedar narkoba. Sebagian di antaranya hanya bertugas mengantarkan pesanan atau jadi kurir narkoba.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Yong Ferridjon mengungkapkan, sebagai upaya mengantisipasi peredaran narkoba, pihaknya telah mengintensifkan razia dan pengembangan penyelidikan di masyarakat.

Selama kurun waktu satu bulan, jajaran Satuan Reskoba berhasil meringkus enam orang tersangka pengedar dan kurir obat-obatan terlarang.

Menurut Yong, para pelaku ini pada umumnya ada pemuda pengangguran dan pekerja serabutan yang tergiur iming-iming penghasilan besar. Namun mereka tidak mempedulikan atas dampak yang ditimbulkan dari peredaran narkoba pada kalangan pelajar dan pemuda tersebut.

"Mereka beroperasi di wilayah pinggiran Kota dan Kabupaten Pasuruan. Para pelaku ini ditangkap petugas saat mengedarkan dan mengantarkan pesanan narkoba kepada pembelinya," kata Yong didampingi Kasat Reskoba AKP ML Ladu, Kamis (28/1/2016).

Dari tangan enam orang tersangka pengedar narkoba, petugas berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 2,23 gram dan sebanyak 138 butir pil koplo. Selain itu juga disita uang tunai ratusan ribu rupiah hasil penjualan narkoba tersebut.

Kasat Reskoba AKP ML Ladu menjelaskan, penangkapan para pengedar ini berkat informasi dari masyarakat dan tersangka lain yang sudah ditangkap lebih dulu. Setelah dilakukan pengembangan dan penyelidikan di lapangan, petugas menyamar sebagai pembeli untuk menangkap basah para pelakunya.

"Para pelaku ini berprofesi sebagai pedagang keliling, kuli bangunan, dan karyawan. Keterangan dari pelaku ini akan ditindaklanjuti untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba yang lebih besar," tandas AKP ML Ladu.
(zik)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
13 menit yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
9 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
11 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
12 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
12 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
13 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved