Mencurigakan, Hakim Tolak Sidang Diliput Wartawan

Selasa, 26 Januari 2016 - 19:17 WIB
Mencurigakan, Hakim...
Mencurigakan, Hakim Tolak Sidang Diliput Wartawan
A A A
KARAWANG - Wartawan media Karawang kembali mendapatkan tindakan tidak menyenangkan. Kali ini menimpa Faizol Yuhri, wartawan TV lokal Karawang.

Saat sedang melakukan peliputan di Pengadilan Negeri Karawang, Yuhri mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari hakim ketua Emi, yang sedang memimpin sidang terbuka kasus pidana Dede Kristian, Selasa siang (26/1/2016).

Awalnya, Yuhri memasuki ruangan persidangan atas seizin petugas piket. Baru beberapa menit menyalakan kameranya, hakim Emi mengetuk ujung palu sidangnya sebanyak tiga kali.
Di depan banyak orang, Emi menghardik Yuhri karena dianggap melakukan peliputan tanpa izin.

"Itu yang memakai kaos biru siapa? dari mana? Kalau mau meliput harus ada izin. Jangan sampai rekamannya tersebar ke mana-mana tanpa sepengetahuan kami," ujar Yuhri menirukan ucapan Emi.

Tidak hanya menghardik, Emi juga menunjuk Yuhri menggunakan telunjuk tangan kanannya, dan meminta Yuhri meninggalkan arena persidangan. Atas tindakan Emi, persidangan sempat terhenti selama beberapa menit.

Tidak hanya itu, selesai sidang, Emi kembali mengeluarkan kalimat ketus. "Kalau mau meliput, izin dulu dong!," katanya.

Yuhri mengaku sakit hati atas tindakan Emi. "Saya menggunakan etika jurnalistik saat meliput persidangan. Saya tidak menyalakan lampu flash, dan tidak membuat suara gaduh. Saya mengikuti jalannya persidangan," katanya.

"Namun, hakim bernama Emi sama sekali tidak menggunakan etika persidangan. Ia dengan seenaknya memaki wartawan di hadapan banyak orang. Bahkan meminta saya untuk meninggalkan persidangan karena tidak mengantongi izin. Padahal, ini sidang terbuka," pungkasnya.

Yuhri memang tidak mengantongi izin dari Humas Pengadilan, sebab, saat dicari, Humas Pengadilan sedang tidak berada di tempat. Namun, ia dipersilakan masuk oleh petugas piket.

"Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan di benak kawan-kawan wartawan. Apa yang disembunyikan hakim Emi dalam persidangan ini, sehingga hakim Emi menghalang-halangi tugas jurnalistik," tukas Yuhri.

Sementara itu, Farida Farhan wartawan media cetak Karawang mengutuk tindakan hakim Erni. "Hakim Erni telah menciderai pilar keempat demokrasi. Memang, selama ini, hakim Erni tidak pernah menyambut baik wartawan dan seolah alergi terhadap wartawan," ujar Farida.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengadilan Negeri, Stio Jumagi berjanji akan memanggil hakim yang bersangkutan atas tindakannya. Ia juga berjanji akan mempertemukan seluruh wartawan Karawang dengan hakim Emi.

Sebelumnya, puluhan wartawan melakukan aksi di kantor Disdikpora Karawang karena rekan mereka diancam dibunuh oleh salah satu pejabat di sana.

Belum genap satu bulan, puluhan wartawan melakukan demonstrasi ke Mapolres Karawang, karena salah satu rekan mereka mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari salah satu oknum polisi di sana.
(nag)
Berita Terkait
Wartawan di Pasuruan...
Wartawan di Pasuruan Dikirimi Paket Misterius Diduga Berisi Racun, 3 Hari Kritis Mengalami Kebutaan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Wartawan di Karawang
Soroti Kekerasan Terhadap...
Soroti Kekerasan Terhadap Wartawan, Partai Garuda: Mereka Dilindungi UU
Indeks Keselamatan Jurnalis...
Indeks Keselamatan Jurnalis 2023: 45 Persen Wartawan Pernah Alami Tindak Kekerasan
2 Tersangka Kasus Penganiayaan...
2 Tersangka Kasus Penganiayaan Wartawan Diminta Menyerahkan Diri
Penganiayaan Wartawan...
Penganiayaan Wartawan di Madina, IWO Sumut: Bukti Nyata Ancaman Terhadap Dunia Pers
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
9 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved