Ingin Bangun Sirkuit, DKI Harus Perhatikan Ini
Senin, 18 Januari 2016 - 22:08 WIB
Ingin Bangun Sirkuit, DKI Harus Perhatikan Ini
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi meminta agar DKI memperhatikan beberapa hal jika ingin membangun sirkuit. Pembangunan sirkuit ini sebagai tempat untuk menyalurkan hobi balap liar bagi warga DKI Jakarta.
"Silahkan saja balapan, tapi balapan di sirkuit, cari lahan enggak besar kok untuk balapan yang motor. Setiap hari boleh dipakai tapi enggak ganggu orang karena ini kan berisiko," ujar Sanusi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (18/1/2016).
Politikus Gerindra itu menyebut jika ingin membuat sirkuit maka DKI harus membuat format hukum yang nantinya disinergikan dengan organisasi atau perkumpulan yang bisa memberikan saran mengenai balap liar ini.
"Tinggal dibikin format hukumnya. Itu kan biasanya penyelenggaranya IMI, IMI harus masukkan dalam daftar misalnya drag race atau masuk dalam daftar yang lain," tukasnya.
"Soalnya balapan itu kan mesti ada izin IMI, Polda kan pengamanannya, kalau malam persiapannya seperti apa, malam juga harus dipikirkan risiko orang ngantuk atau tidak, ya dipikirkan," lanjutnya.
PILIHAN:
Jadi Kurir, Sugito Tewas Mengenaskan di Dekat Teroris Sarinah
"Silahkan saja balapan, tapi balapan di sirkuit, cari lahan enggak besar kok untuk balapan yang motor. Setiap hari boleh dipakai tapi enggak ganggu orang karena ini kan berisiko," ujar Sanusi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (18/1/2016).
Politikus Gerindra itu menyebut jika ingin membuat sirkuit maka DKI harus membuat format hukum yang nantinya disinergikan dengan organisasi atau perkumpulan yang bisa memberikan saran mengenai balap liar ini.
"Tinggal dibikin format hukumnya. Itu kan biasanya penyelenggaranya IMI, IMI harus masukkan dalam daftar misalnya drag race atau masuk dalam daftar yang lain," tukasnya.
"Soalnya balapan itu kan mesti ada izin IMI, Polda kan pengamanannya, kalau malam persiapannya seperti apa, malam juga harus dipikirkan risiko orang ngantuk atau tidak, ya dipikirkan," lanjutnya.
PILIHAN:
Jadi Kurir, Sugito Tewas Mengenaskan di Dekat Teroris Sarinah
(ysw)