Cerita Pagi

Rumah Bolon Pamatang Purba, Istana Raja Simalungun dan Ke-12 Istrinya

loading...
Rumah Bolon Pamatang Purba, Istana Raja Simalungun dan Ke-12 Istrinya
Rumah Bolon Pamatang Purba, Istana Raja Simalungun dan Ke-12 Istrinya
Konon Rumah Bolon Pematang Purba merupakan bangunan warisan Pangultop-ultop, Raja Simalungun pertama. Istana yang dibangun pada 1515 di Kecamatan Purba ini berjarak sekitar 170 kilometer dari Medan dan 70 kilometer dari Kota Pematangsiantar.

Istana yang diyakini telah berusia ratusan tahun ini merupakan tempat bagi sang raja beserta Puang Bolon (permaisuri) dan 11 selirnya atau nasi bolon.

Sebenarnya sang raja mempunyai 24 istri. Sementara ke 12 istrinya yang lain tinggal di kampung-kampung di wilayah kerajaannya di Simalungun.

Pangultop-ultop atau yang juga dikenal sebagai Tuan Raendan ini merupakan raja yang sangat piawai dalam memimpin sehingga sosoknya pun sangat disegani oleh masyarakat.

Bahkan Tuan Raendan dikenal sebagai raja yang berjasa dalam membangun kejayaan kebudayaan di Simalungun dan telah diakui kepemimpinannya.

Di dalam Rumah Bolon Pematang Purba ini terdapat beberapa buah tanduk kerbau, tanduk kerbau tersebut merupakan tanduk kerbau yang pernah digunakan pada upacara adat Simalungun yang dipimpin langsung oleh sang raja. Bahkan jumlah tanduk yang ada di rumah Bolon mencerminkan jumlah raja yang telah memerintah.



Rumah Bolon dibangun dengan menggunakan kayu hutan dan tidak memakai paku, namun sampai saat ini masih dapat berdiri kokoh.

Rumah Bolon, selain merupakan istana tempat tinggal raja, masih memiliki sembilan bagian bangunan lainnya yang masih satu kesatuan dengan dengan rumah utama atau istana raja.

Bangunan lainnya yang masih merupakan bagian dari Rumah Bolon yaitu, Lopou yang merupakan kamar tidur raja, menerima tamu-tamu terhormat serta sidang-sidang terbatas yang bersifat khusus.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top