Dapat Tambahan Armada, Tarif Bus ke Bodetabek Rp3.500

Sabtu, 16 Januari 2016 - 04:31 WIB
Dapat Tambahan Armada,...
Dapat Tambahan Armada, Tarif Bus ke Bodetabek Rp3.500
A A A
JAKARTA - Masyarakat Bogor-Depok-Tanggerang-Bekasi (Bodetabek) yang beraktivitas pulang pergi ke Jakarta akan dilayani bus dengan tarif Rp3.500. Sedikitnya ada 600 bus yang melayani warga dengan sebutan bus Transjabodetabek.

Direktur Utama Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) Pande Putu Yasa mengatakan, 600 bus penugasan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kepada Perum PPD akan diserahterimakan pada 21 Januari mendatang. Bus-bus tersebut untuk digunakan melayani masyarakat Bodetabek yang beraktivitas di Jakarta. Khususnya mereka yang menggunakan kendaraan pribadi roda empat dan roda dua.

"Pak Menteri minta bus yang diberikan untuk mengurangi kendaraan pribadi dari daerah Bodetabek. Ini akan terintegrasi dengan bus TransJakarta sesuai arahan Gubernur. Sehingga tarifnya Rp 3.500," kata Pande Putu Yasa saat dihubungi, Jumat 15 Januari 2015.

Pande menjelaskan, setelah berdiskusi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Trasnportasi Jakarta (Transjakarta) dan Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta pada Kamis 14 Januari lalu, 600 unit bus tersebut akan dibagi rata di masing-masing daerah mitra.

Bahkan, untuk rutenya pun telah dipetakan sebanyak 20 koridor bersama dengan PT Transportasi Jakarta, seperti di Bekasi yang rutenya dari Harapan Indah dan Delta Mas ke Jakarta; Bogor dari Jati Jajar ke Jakarta; Tangerang dari Poris Plawad dan BSD ke Jakarta.

Saat ini, kata Pande, pihaknya bersama PT Transportasi Jakarta sedang mengkaji rupiah per kilometernya untuk diajukan ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Nantinya, LKPP yang berkewnangan untuk menetapkan dan menayangkannya di e-Kataloge.

"Tunggu LKPP saja yang mengumumkan berapa rupiah perkilometer yang didapat. Tapi tarif untuk masyarakat tetap Rp 3.500. Target kami Maret sudah beroperasi secara bertahap," ungkapnya.

Terkait adanya rute Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) yang berbarengan dengan rencana operasional TransJabodetabek, Pande menyampaikan bila memang tujuannya untuk mematikan APTB dan angkutan umum lainnya yang jelas memasang tarif mahal.

"Dalam rapat Kamis kemarin memang tujuan TransJabodetabek menggantikan rute APTB. Kami sudah sosialisasikan ke pemerintah daerah mitra Bodetabek terkait hal ini," jelasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Lin Kuning di Jember...
Lin Kuning di Jember Disulap Jadi Angkutan Umum Sultan
Angkutan Umum Naikkan...
Angkutan Umum Naikkan Tarif, Dirjen Hubdat: Itu Mekanisme Pasar
Menhub Izinkan Angkutan...
Menhub Izinkan Angkutan Umum Kembali Beroperasi Besok
4 Artis yang Suka Naik...
4 Artis yang Suka Naik Kendaraan Umum
Miris, Usaha Angkutan...
Miris, Usaha Angkutan Umum di Semarang Mati Suri
Dishub Sulsel Larang...
Dishub Sulsel Larang Angkutan Umum Tak Layak Beroperasi
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved