20 Tahun Jadi TKW, Nisa Pulang Bawa Bayi Arab

Minggu, 10 Januari 2016 - 22:04 WIB
20 Tahun Jadi TKW, Nisa...
20 Tahun Jadi TKW, Nisa Pulang Bawa Bayi Arab
A A A
KENDAL - Malang dialami Khoirul Nisa (40), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel, Kendal, Jawa Tengah. Selama 20 tahun bekerja di Arab Saudi, dia tidak pernah menerima gaji.

Lebih buruk, dia juga dijadikan budak seks oleh majikannya hingga hamil dan melahirkan. Meski demikian, Khoirul tetap memberanikan diri untuk pulang ke Tanah Air sambil menggendong bayi hasil hubungan gelapnya.

Saat tiba di kampung halamannya, Khoirul tampak sulit berkomunikasi dengan warga sekitar. Dalam pelukannya, tampak seorang balita berwajah Arab. Anak itu dilahirkannya di Arab Saudi.

Rohmani, ayah Nisa menuturkan, kondisi anaknya terlihat sangat syok seperti mengalami tekanan. Nisa seperti mengalami trauma berat atau depresi, sehingga belum bisa banyak diajak berkomunikasi.

"Sejak berangkat ke Arab Saudi anak saya hilang kabarnya. Kami juga bingung, karena pergi sejak muda sampai 20 tahun sama sekali tidak ada kabar," ujarnya, kepada wartawan, Minggu (10/1/2016).

Selama itu, pihak keluarga juga sudah melakukan berbagai upaya untuk mencari kabar Nisa. Sampai akhirnya, pada 2010 Rohmani melapor ke Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) dari Dinas Sosial Kabupaten Kendal.

Ketua LK3 Gatot Muhardjo mengatakan, laporan tesebut diteruskan ke Disnakertrans dan Kementrian Luar Negeri dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indones (BNP2TKI), dan Kementrian Tenaga Kerja.

"Begitu dikabari sudah ditemukan dan bisa dibawa pulang, kami langsung membawa korban ke psikolog RSUD dr Soewondo Kendal. Hal itu karena memang kondisi ketika pulang benar-benar lusuh dan sama sekali tidak bisa berkomunikasi," jelasnya.

Bahkan, dia pulang tanpa membawa apapun termasuk gajinya selama 20 tahun bekerja di luar negeri. Selanjutnya, Gatot akan melakukan upaya untuk memperjuangkan hak-hak Khoirul seperti gaji dan lainnya selama 20 tahun tidak didapatkannya.

Berdasarkan catatatn wartawan, di Kecamatan Ngampel ternyata tidak hanya Nisa yang menjadi TKW bernasib malang. Masih ada tiga TKW lainnya yang juga mengalami nasib nahas yang sama.

Ketiganya adalah Haryati (40) warga Desa Sumbersari, Sri Wati (38), dan Akadiyah (39) warga Desa Winong. Dua di antarnaya sudah pulang dengan selamat, yakni Haryati dan Sri Wati.

"Sedangkan Akadiyah masih kami upayakan agar bisa pulang dan bertemu dengan keluarganya. Haryati berada di Arab Saudi selama 15 tahun. Gajinya sudah diberikan setengah, sedang Sri Wati bekerja 15 tahun baru dibayarkan dua bulan," lanjutnya.

Sejauh ini, KBRI belum menemukan lokasi bekerja Akadiyah. Baru diketahui kota tempat bekerjanya, yakni Gazim Uwaidah. Tim KBRI sudah mendatangi rumah majikanya, tapi Akadiyah tidak mau menemui tim dan menulis surat kalau dirinya masih betah.

"Namun kami meyakini kalau Akadiyah membuat surat itu dalam tekanan. Sehingga kami mendesak pemerintah untuk tetap memulangkannya karena pihak keluarga sangat mengharapkan dan merindukannya," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Tak Punya Rasa Kemanusiaan,...
Tak Punya Rasa Kemanusiaan, Mantan Politisi Malaysia Siksa TKW Asal Banjarnegara selama 5 Tahun
Kawasan Ciracas Jakarta...
Kawasan Ciracas Jakarta Timur Kerap Dijadikan Tempat Penampungan TKW Ilegal
Ucapkan Selamat, KNPI...
Ucapkan Selamat, KNPI Yakin Benny Bisa Pimpin BP2MI Secara Maksimal
Tangan Patah Akibat...
Tangan Patah Akibat Kecelakaan Kerja di UEA, TKW asal Indramayu Minta Dipulangkan
Kisah Tragis TKW Asahan...
Kisah Tragis TKW Asahan yang Diperkosa dan Dibunuh di Malaysia
Nginap di Rumah Mantan...
Nginap di Rumah Mantan Penyalur TKI, Anak Buah Minta Diberangkatkan lagi
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
5 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
7 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
7 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
7 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
7 jam yang lalu
Infografis
4 Miliarder Termuda...
4 Miliarder Termuda Dunia, Usia 20 Tahun Punya Harta Rp82 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved