Klinik Chiropractic First di PIM Diberi Police Line

Kamis, 07 Januari 2016 - 17:51 WIB
Klinik Chiropractic...
Klinik Chiropractic First di PIM Diberi Police Line
A A A
JAKARTA - Diduga melakukan malapraktik, Polda Metro Jaya menyegel Klinik Chiropractic First (CF) di Pondok Indah Mall (PIM) 1, Jakarta Selatan dengan police line.

Berdasarkan pantauan, Polda Metro Jaya mendatangi klinik CF tersebut pada Kamis (7/1/2016) sore, sekitar pukul 17.30 WIB. Belasan anggota kepolisian datang untuk melakukan penyegelan klinik CF.

Kasubdit Remaja, Wanita, dan Anak (Renakta) Direskrimum Polda Metro Jaya AKBP Suparmo mengatakan, klinik disegel karena diduga telah melakukan malapraktik. Akibatnya, pasien bernama Allya Siska tewas usai menjalani perawatan.

"Police line ini dilakukan karena adanya korban yang selama dua kali menjalani perawatan mengalami benjolan (di leher). Saat dibawa ke RS Pondok Indah korban justru meninggal," ujarnya pada wartawan di lokasi, Kamis (7/1/2016).

Menurutnya, penyegelan dilakukan lantaran klinik itu tidak memiliki izin praktik. Pihaknya sudah mengkonfirmasinya ke PTSP dan Dinas Kesehatan Jakarta.

Saat ini, pihaknya baru memberikan police line di klinik CF yang ada di PIM 1. Kemungkinan, 6 cabang klinik CF yang ada di Jakarta lainnya pun akan di police line juga.

"Ada 7 tempat, 1 di PIM 1 ini yang kita police line. 6 lainnya seperti di FX, Kelapa Gading, Taman Anggrek, Kota Kasablanka, Imperium Pluit, dan Grand Indo akan di police line juga jika memang tak ada izin juga seperti ini," tuturnya.

Saat ini, papar Suparmo, pihaknya akan memeriksa pihak pengelola klinik CF. Pemeriksaan dilakukan bersama tim ahli yang juga memahami tentang ilmu kedokteran tersebut.

"Kami sudah layangkan surat ke manajemen dan ke terlapor. Yang datang malah bagian operasionalnya, komisarisnya dari WNI dan Dirutnya orang WNA tak datang. Begitu juga dengan dokternya (terlapor)," katanya.

"Saat ini, kami sedang cari juga terlapor ini keberadaanya dimana. Klinik ini sudah 2 tahunan beroperasi. Sementara baru Allya yang menjadi korban. Ini juga perawatannya hanya pijit-pijit saja. Tidak sebagaimana metode perawatan," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Kasus Bocah Meninggal...
Kasus Bocah Meninggal Dunia di RS Kartika Husada Berakhir Damai
Kronologi Jari Bayi...
Kronologi Jari Bayi Putus Digunting Perawat di RS Palembang
Setahun Menanti, Bayi...
Setahun Menanti, Bayi 13 Bulan Diduga Korban Malapraktik Tak Kunjung Dapat Keadilan
Astaga! Jari Kelingking...
Astaga! Jari Kelingking Bayi 7 Bulan Dipotong Perawat hingga Putus
Jari Bayi Dipotong Perawat,...
Jari Bayi Dipotong Perawat, DPRD Panggil RS Muhammadiyah Palembang
Jari Bayi Putus Dipotong...
Jari Bayi Putus Dipotong Gunting, Perawat D Diperiksa Polisi
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
44 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
54 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved