Dikejar Bajaj, Bandit Jalanan Terjungkal di Aspal
Kamis, 07 Januari 2016 - 00:08 WIB
Dikejar Bajaj, Bandit Jalanan Terjungkal di Aspal
A
A
A
JAKARTA - Dua kawanan maling bernama Wawan (29) dan Aris (27) digelandang polisi. Pasalnya, dua bandit jalanan itu baru saja mencuri handphone milik penumpang bajaj, Nur Rizka (23). Apes, saat dikejar, kedua pelaku justru jatuh dan dihajar massa.
Kapolsek Tambora Kompol Wirdhanto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (6/1/2016).
Saat itu, korban bernama Nur Rizka (23) tengah menumpangi Bajaj menuju tempat kerjanya. Sesampainya di Japan Bandengan Selatan, RT 13/05 Pekojan, Tambora, Jakarta Barat. Bajaj yang ditumpanginya itu dipepet dua bandit jalanan.
"Kedua pelaku ini menggunakan sepeda motor dan merampas handphone korban yang sedang dipegangnya itu," ujarnya.
Lantas, kata Wirdhanto, korban pun berteriak maling ke arah pelaku. Korban lalu meminta sopir Bajaj mengejarnya dan terjadilah aksi kejar-kejaran. Namun apes, kedua pelaku itu panik dan menabrak kendaraan yang ada didepannya.
"Pelaku lalu jatuh terjungkal mencium aspal. Kedua pelaku ditangkap warga lalu diserahkan ke kami. Saat ini, pelaku dan barang bukti berupa handphone dan sepeda motornya sudah kami amankan," pungkasnya.
Kapolsek Tambora Kompol Wirdhanto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (6/1/2016).
Saat itu, korban bernama Nur Rizka (23) tengah menumpangi Bajaj menuju tempat kerjanya. Sesampainya di Japan Bandengan Selatan, RT 13/05 Pekojan, Tambora, Jakarta Barat. Bajaj yang ditumpanginya itu dipepet dua bandit jalanan.
"Kedua pelaku ini menggunakan sepeda motor dan merampas handphone korban yang sedang dipegangnya itu," ujarnya.
Lantas, kata Wirdhanto, korban pun berteriak maling ke arah pelaku. Korban lalu meminta sopir Bajaj mengejarnya dan terjadilah aksi kejar-kejaran. Namun apes, kedua pelaku itu panik dan menabrak kendaraan yang ada didepannya.
"Pelaku lalu jatuh terjungkal mencium aspal. Kedua pelaku ditangkap warga lalu diserahkan ke kami. Saat ini, pelaku dan barang bukti berupa handphone dan sepeda motornya sudah kami amankan," pungkasnya.
(nag)