Wanita Ini Keukeuh Akan Seret Ahok ke Penjara

Rabu, 06 Januari 2016 - 18:03 WIB
Wanita Ini Keukeuh Akan...
Wanita Ini Keukeuh Akan Seret Ahok ke Penjara
A A A
JAKARTA - Seorang ibu yang pernah di maki-maki saat menanyakan pencairan dana Kartu Jakarta Pintar nampaknya cukup sakit hati dengan omongan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok). Yusri Isnaeni (32) memastikan dirinya akan tetap melanjutkan perkara yang menyeret Ahok.

Kepastian ini ditegaskan Yusri kendati akan muncul sikap lunak dari Ahok, seperti meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi.

"Minta maaf boleh, saya maafkan kok, tapi proses hukumnya tetap berjalan," kata Yusri ketika di hubungi SINDO, Rabu (6/1/2016) sore.

Menurutnya peristiwa yang terjadi di gedung DPRD pada Kamis 10 Desember 2015, tak hanya membuat malu dirinya, maupun keluarga. Anak keduanya, yang masih kelas tiga SD ikut terkena imbas akibat ledekan sejumlah teman-temannya.

"Anak saya yang menjadi korban, teman sekolahnya sampe bilang ibu kamu maling. Sedih rasanya kalo diceritakan, mental anak menjadi terganggu dan menjadi malas sekolah," ucapnya.

Karena hal itulah, pada Rabu 16 Desember 2015 lalu, dia akhirnya memberanikan diri melaporkan sikap keras Ahok ke Polda Metro Jaya. (Baca: Tak Terima Ditanya Soal KJP, Ahok Maki-maki Warga Koja)

Sebelum akhirnya BAP pertama dilakukan olehnya pada kemarin, 5 Januari 2016 di Polda Metro Jaya setelah mendapatkan surat panggilan pada Senin 4 Januari 2016. Dalam BAP itu, Yusri mengaku menjawab 18 pertanyaan penyidik.

Dalam perkara ini, Yusri mengaku hanya ingin memberikan pelajaran berharga kepada Ahok untuk menjaga ucapan dan tutur katanya, agar tidak memunculkan fitnah.

"Padahal waktu pertama saya ketemu, saya hanya bertanya soal KJP. Bukan mengeluh apalagi lapor. Soalnya, saya sendiri yang mengalaminya," jelasnya.

Meski demikian, Yusri mengaku, pasca dirinya melaporkan peristiwa tersebut, dirinya pernah mendapat serangan teror dari orang tak dikenal, dengan cara mengirim pesan singkat kepada handphonenya. "Paling hanya itu teror yang saya terima, selanjutnya tidak ada lagi," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Orang Tua Cairkan Dana...
Orang Tua Cairkan Dana Kartu Jakarta Pintar Plus
Digadaikan ke Rentenir,...
Digadaikan ke Rentenir, KJP Ratusan Pelajar Kalideres Terancam Dicabut
Dana KJP Cair, Bank...
Dana KJP Cair, Bank DKI Harap Pemegang Kartu Patuhi PSBB
Pencairan Telat, Ratusan...
Pencairan Telat, Ratusan Orang Tua Gadaikan KJP di Toko Perlengkapan Sekolah
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
Berita Terkini
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
54 menit yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
2 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
3 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
3 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
3 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved