5 Warga Depok Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan
Senin, 21 Desember 2015 - 13:10 WIB
5 Warga Depok Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan
A
A
A
DEPOK - Sebanyak lima warga Depok tewas usai menenggak minuman keras (miras) oplosan dalam kurun seminggu terakhir. Korban tewas diketahu membeli miras oplosan dari toko kelontong di Jalan Asmawi, Beji, Depok.
Ketua RT 03/05 Samsusri mengatakan, di Kampung Lio, Pancoran Mas tempat tinggalnya sudah ada lima warga yang tewas usai mengonsumsi miras. Mereka adanya Udin, Saimin alias Katel, Boy, Enday dan satu lagi tak dikenal.
Dari penuturan M Yasin, adik Saimin kakaknya mengalami gejala kejang-kejang, penglihatan gelap dan badan panas dingin. "Setelah itu dia meninggal," katanya.
Keluarga belum tahu apakah akan menuntut ke toko miras yang menjual atau tidak. Karena saat ini keluarga masih dalam situasi berduka. "Kakak saya memang suka minum dan beli di toko dekat Agung Shop," ujarnyanya.
Kasat Narkoba Polresta Depok Kompol Vivick Tjangkung mengungkapkan, pihaknya sudah bergerak cepat dengan mendatangi toko miras di Jalan Asmawi, Beji, Depok. Di sana ada dua toko kelontong yang menjual miras dan memiliki banyak pelanggan.
"Dari toko pertama milik Sakim kita sita 150 botol miras.Di toko kedua polisi sedikit kesulitan karena toko masih dalam kondisi tertutup. Sedangkan pemiliknya tidak ada di tempat," ungkap Vivick Tjangkung, Senin (21/12/2015).
Vivick menuturkan, masih mendalami kasus ini, soal miras oplosan, penyidik belum mengetahui apakah miras itu dioplos oleh korban atau bukan. "Itu yang kami dalami. Informasinya baru seperti itu karena keluarga juga masih berduka," ungkapnya.
Ketua RT 03/05 Samsusri mengatakan, di Kampung Lio, Pancoran Mas tempat tinggalnya sudah ada lima warga yang tewas usai mengonsumsi miras. Mereka adanya Udin, Saimin alias Katel, Boy, Enday dan satu lagi tak dikenal.
Dari penuturan M Yasin, adik Saimin kakaknya mengalami gejala kejang-kejang, penglihatan gelap dan badan panas dingin. "Setelah itu dia meninggal," katanya.
Keluarga belum tahu apakah akan menuntut ke toko miras yang menjual atau tidak. Karena saat ini keluarga masih dalam situasi berduka. "Kakak saya memang suka minum dan beli di toko dekat Agung Shop," ujarnyanya.
Kasat Narkoba Polresta Depok Kompol Vivick Tjangkung mengungkapkan, pihaknya sudah bergerak cepat dengan mendatangi toko miras di Jalan Asmawi, Beji, Depok. Di sana ada dua toko kelontong yang menjual miras dan memiliki banyak pelanggan.
"Dari toko pertama milik Sakim kita sita 150 botol miras.Di toko kedua polisi sedikit kesulitan karena toko masih dalam kondisi tertutup. Sedangkan pemiliknya tidak ada di tempat," ungkap Vivick Tjangkung, Senin (21/12/2015).
Vivick menuturkan, masih mendalami kasus ini, soal miras oplosan, penyidik belum mengetahui apakah miras itu dioplos oleh korban atau bukan. "Itu yang kami dalami. Informasinya baru seperti itu karena keluarga juga masih berduka," ungkapnya.
(whb)