Ketua Perindo Medan Johor Tewas Dianiaya, Diduga Oknum Polisi Terlibat

Sabtu, 19 Desember 2015 - 20:24 WIB
Ketua Perindo Medan...
Ketua Perindo Medan Johor Tewas Dianiaya, Diduga Oknum Polisi Terlibat
A A A
MEDAN - Ketua Perindo Medan Johor Gidion Ginting (42) tewas dianiaya di pos jaga Pusat Pasar Medan Jalan MT Haryono, Jumat 18 Desember kemarin. Tewasnya kader partai Perindo ini diduga melibatkan seorang oknum Polri dan oknum TNI di lokasi kejadian.

Menurut informasi yang diperoleh aksi penganiayaan berujung kematian itu berawal saat korban yang diketahui warga Jalan Pintu Air IV Lorong Satu Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor terlibat adu mulut dengan salah satu pedagang wanita bermarga Simanjuntak yang diketahui juga ibu dari oknum polisi yang bertugas di Polresta Medan berinisial JS.

Melihat aksi keributan itu, oknum polisi itu pun memerintahkan anggotanya agar korban dibawa masuk secara paksa ke pos jaga.

Aksi paksa tersebut disaksikan oleh dua pedagang lainnya yakni ART dan DS yang dilakukan oleh petugas sekuriti. Bahkan dua pedagang tersebut juga sempat melihat korban ditendang dari belakang agar masuk ke dalam pos jaga. Selanjutnya pintu di pos jaga ditutup agar tidak ada yang melihat aksi penganiayaan bersama-sama itu.

Beberapa saat kemudian korban pun keluar dari pos jaga dengan kondisi lemah. Korban masih menyempatkan diri menelpon adik iparnya, Arison Sembiring dengan maksud menolongnya.

Namun sayang, sang adik ipar tak bisa datang untuk menolongnya. Tak berapa lama korban tergeletak tak jauh dari pos jaga.

Melihat korban tergeletak tak berdaya, para pedagang yang melihat langsung membawanya ke Rumah Sakit Murni Teguh. Meski sudah mendapatkan perawatan medis, nyawa korban tak tertolong lagi. Untuk kepentingan autopsi, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri Jalan Wahid Hasyim Medan.

Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan masih menyelidiki apakah oknum polisi yang bertugas di Polresta Medan terlibat atau tidak.

"Masih kita selidiki apakah terlibat atau tidak oknum polisi tersebut. Hingga sejauh ini belum ada tersangka. Semua orang masih diperiksa termasuk petuga sekuriti Pusat Pasar," ungkap Mardiaz.
(sms)
Berita Terkait
RPA Perindo Terima SP2HP...
RPA Perindo Terima SP2HP Kasus Dugaan Penganiayaan Wanita di Depok
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan Remaja di Depok, RPA Perindo Lindungi Korban Secara Maksimal
RPA Partai Perindo Komitmen...
RPA Partai Perindo Komitmen Berikan Pendampingan Remaja Perempuan Korban Penganiayaan hingga Tuntas
RPA Partai Perindo Dampingi...
RPA Partai Perindo Dampingi Wanita Muda Korban Penganiayaan Kekasih di Polres Depok
RPA Perindo Yakin Kekasih...
RPA Perindo Yakin Kekasih Pelaku Penganiayaan Wanita di Depok Jadi Tersangka
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
4 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
5 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
7 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved