Wali Kota Padang Dukung Somasi Atas Ucapan Riza Chalid

Senin, 14 Desember 2015 - 15:09 WIB
Wali Kota Padang Dukung...
Wali Kota Padang Dukung Somasi Atas Ucapan Riza Chalid
A A A
PADANG - Ucapan Riza Chalid yang menyebut Sumatera Barat sebagai Provinsi Dajjal direspon keras oleh masyarakat Minang.

Pernyataannya itu akhirnya berbuah petaka bagi pengusaha minyak tersebut. Ikatan Pemuda Pemudi Minang Indonesia (IPPMI) telah mengajukan somasi kepada Riza Chalid.

Somasi yang dilayangkan IPPMI mendapat dukungan dari sejumlah pihak. Termasuk dari Wali Kota Padang Mahyeldi Ansrullah.

"Saya mendukung somasi atas pernyataan Riza Chalid yang menyebut Provinsi Sumatera Barat sebagai provinsi Dajjal. Karena pernyataan itu sungguh luar biasa, secara etika itu tidak pantas,” ujar Mahyeldi, Senin (14/12/2015)

Sebagai masyarakat Sumatera Barat, Mahyeldi merasa tersinggung atas ucapan yang dilontarkan Riza Chalid saat melakukan pertemuan dengan bos PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan Ketua DPR Setya Novanto beberapa waktu lalu. "Masalahnya apa? Apakah (Sumatera Barat) separah itu?," ujarnya.

Seperti diketahui, IPPMI telah melayangkan somasi kepada Riza Chalid. Menurut Ketua Umum IPPMI, Muhammad Rafik ucapan tersebut sangat melukai hati dan perasaan masyarakat Minang. Ditekankannya, dalam pemahaman umat Islam, Dajjal dikatakan jahat dan kafir.

Dalam somasi itu, IPPMI meminta tiga hal kepada Riza Chalid. Pertama, mencabut ucapannya yang mengatakan Padang atau Sumatera Barat adalah Provinsi Dajjal.

Kedua, meminta maaf secara langsung dalam rapat adat yang diselenggarakan oleh pemangku adat Minangkabau yang khusus akan membahas ucapan Riza Chalid.

Permintaan ketiga Riza Chalid menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Minang di media massa, baik media cetak, elektronik, serta media lokal yang ada di Sumatera Barat.

Riza Calid diminta menanggapi somasi itu dalam jangka waktu 4 x 24 jam setelah somasi dikeluarkan. Jika Riza Chalid tidak memberikan tanggapan dan menjelaskan apa yang dimaksudkan dengan ucapannya, IPPMI akan membawa masalah ini ke ranah hukum.
(nag)
Berita Terkait
Pengamen di Gowa Diamankan...
Pengamen di Gowa Diamankan Gara-gara Menulis 'Polisi Juga Saya Makan' di FB
Atta Halilintar Tanggapi...
Atta Halilintar Tanggapi Laporan Gus Irfan atas Kasus Dugaan Penghinaan di Media Sosial
Kritik Bansos di Medsos,...
Kritik Bansos di Medsos, Mbah Salmo Dipolisikan Pemdes di Tuban
Penghina di Medsos Ditangkap...
Penghina di Medsos Ditangkap Namun Disebut Gila, Gus Miftah Maafkan dan Doakan Pelaku
Akun Facebooknya Dicatut...
Akun Facebooknya Dicatut untuk Provokasi Isu SARA, Jurnalis di Kendari Lapor ke Polisi
Diduga Menghina Ratu,...
Diduga Menghina Ratu, Seniman Malaysia Diciduk Polisi
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
10 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
11 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
11 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
12 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
14 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
14 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved