Sertifikat Tanah Tak Kunjung Keluar, Warga Keluhkan Pelayanan BPN

Sabtu, 12 Desember 2015 - 08:07 WIB
Sertifikat Tanah Tak...
Sertifikat Tanah Tak Kunjung Keluar, Warga Keluhkan Pelayanan BPN
A A A
KENDAL - Sejumlah warga di Kabupaten Kendal mengeluhkan pelayanan Badan Pertanahan Nasional setempat. Keluhan tersebut lantaran pembuatan sertifikat memakan waktu lama.

Kondisi tersebut dirasakan sebagian besar warga Kecamatan Rowosari. Bahkan, puluhan sertifikat lahan pertanian dan perkebunan milik warga Desa Bulak, Kecamatan Rowosari hingga setahun ini belum selesai.

Kepala Desa Bulak, Zaenal Alimin mengatakan bahwa pembuatan sertifikat dilakukan secara massal dengan dikoordinir oleh pihak desa.

Namun, sampai saat ini belum juga rampung di BPN setempat. Padahal, pihak desa sudah mendaftarkan ke BPN sekitar setahun lalu.

"Kurang lebih ada 50 orang yang ingin menseritifikatkan tanahnya, semua data sudah masuk setahun lalu. Tapi hingga saat ini belum juga jadi. Sehingga banyak yang komplain," katanya, kemarin.

Zaenal mengaku kecewa dengan pelayanan BPN. Sebab, hingga saat ini tidak ada tindakan sama sekali dari BPN Kabupaten Kendal.

Sejauh ini, pihaknya pun mengaku sudah mencoba mengkonfirmasi terkait lamanya kepengurusan sertifikat warganya ke BPN, namun tidak mendapatkan jawaban yang pasti.

"Petugas BPN pun belum melakukan pengukuran, padahal daftarnya sudah lama. Kalau ditanya, selalu menjawab masih antri namun tidak ada tindak lanjut," keluhnya.

Sementara itu, Imam Supriyono, warga Desa Bulak mengatakan, tanah dan kebun miliknya sudah didaftarkan ke pihak Desa yang dilanjutkan ke BPN Kabupaten Kendal, agar tanah dan kebun miliknya bisa dia jual kembali.

"Sertifikat adalah bukti yang sah atas kepemilikan tanah, kalau tidak ada serifikatnya kan susah dijual. Kalaupun ada yang mau, harganya pasti sangat murah," timpalnya.

Dirinya berharap supaya pihak BPN Kabupaten Kendal, secepatnya bisa merampungkan pembuatan sertifikat miliknya.

"BPN kan melayani masyarakat. Tapi pelayanannya tidak maksimal," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Digitalisasi Sertifikat...
Digitalisasi Sertifikat Tanah Mandek, OJK Sebut Bank Belum Sepaham
Penggunaan Sertifikat...
Penggunaan Sertifikat Tanah Elektronik Dinilai Mengkhawatirkan
Hadiri Peluncuran Sertifikat...
Hadiri Peluncuran Sertifikat Elektronik di Istana, IPPAT Puji Terobosan Kementerian ATR
Sertifikat Tanah Elektronik...
Sertifikat Tanah Elektronik Mulai Diterapkan Tahun Ini, Seberapa Efektif Melawan Mafia Tanah
BPN Luwu Serahkan 1.535...
BPN Luwu Serahkan 1.535 Sertifikat Redistribusi Tanah Pertanian
Cegah Pemalsuan, Menteri...
Cegah Pemalsuan, Menteri ATR akan Keluarkan Sertifikat Tanah Elektronik
Berita Terkini
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
22 menit yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
46 menit yang lalu
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
1 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
2 jam yang lalu
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
3 jam yang lalu
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
9 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved