Awas, Jamu Berbahaya Marak Beredar di Tulungagung

Rabu, 02 Desember 2015 - 23:03 WIB
Awas, Jamu Berbahaya...
Awas, Jamu Berbahaya Marak Beredar di Tulungagung
A A A
TULUNGAGUNG - Obat tradisional atau jamu berbahaya marak beredar di Kabupaten Tulungagung. Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menemukan lima jamu mengandung bahan kimia obat (BKO) berbahaya.

Menurut keterangan Kasi Kefarmasian dan Perbekalan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Masduki kelima obat berbahaya itu berupa jamu untuk stamina dan kebugaran.

Yakni diantaranya King Cobra dan Buah Merah asam urat flu tulang. "Obat ini masih banyak dijumpai di warung dan toko," ujar Masduki kepada wartawan.

Ada 54 jenis obat berbahaya yang terlarang untuk dikonsumi masyarakat. Sebanyak 47 di antaranya tidak berizin. Lima di antaranya ditemukan di Tulungagung.

Secara medis unsur kimia yang dicampurkan dengan Jamu akan berefek samping pada organ dalam manusia. Dalam jangka panjang senyawa bisa menimbulkan dampak ringan seperti mual, muntah, ruam kulit sampai dampak berat seperti hepatitis dan gagal ginjal.

"Bisa juga menyebabkan kerusakan hati, disfungsi seksual bila dicampur dalam obat kuat dan bahkan kematian," jelasnya.

Pada tahun 2015 ini pemerintah telah melakukan pemusnahan jamu berbahaya senilai Rp 75,7 miliar dan bahan baku senilai Rp 63,55 miliar.

Langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan saat ini, kata Masduki adalah melakukan sosialisasi ke toko jamu, apotik melalui UPTD Puskesmas.

Ia menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Bagi pihak yang tetap membandel, dinkes tidak segan mengambil tindakan tegas," pungkasnya.

Imam Maruf salah seorang tokoh muda Tulungagung berharap apa yang dilakukan pemerintah daerah bukan lip service semata. Sebab peredaran obat ilegal berbahaya terkait langsung dengan keselamatan masyarakat.

"Lagipula anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk kegiatan yang bersifat antisipasi ini tidak kecil," ujarnya.
(nag)
Berita Terkait
BPOM Bongkar Perdagangan...
BPOM Bongkar Perdagangan Jamu dan Obat Tradisional Ilegal Senilai Rp3,25 M di Bekasi
Gerebek Pabrik Jamu...
Gerebek Pabrik Jamu Ilegal
Berantas! Mafia Jamu...
Berantas! Mafia Jamu Impor Ilegal Bikin Gerah Pengusaha Jamu Lokal
Pabrik Jamu Kuat Ilegal...
Pabrik Jamu Kuat Ilegal Digerebek, Isi Jamunya Ternyata Tepung-Kopi dan Jahe
Rumah Industri Penyulingan...
Rumah Industri Penyulingan Jamu Ilegal Digerebek Polisi
Pabrik Jamu Corona Palsu...
Pabrik Jamu Corona Palsu Dibongkar BPOM Semarang, Bisa Bikin Wajah Bulat
Berita Terkini
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
1 jam yang lalu
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
1 jam yang lalu
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
2 jam yang lalu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
2 jam yang lalu
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
2 jam yang lalu
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved