Datangi DPRD, TPAD DKI Serahkan Draft Perubahan KUA-PPAS 2016

Senin, 30 November 2015 - 13:43 WIB
Datangi DPRD, TPAD DKI...
Datangi DPRD, TPAD DKI Serahkan Draft Perubahan KUA-PPAS 2016
A A A
JAKARTA - Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI Jakarta mendatangi lantai 10 Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Kedatangan mereka untuk menyerahkan draft perubahan kebijakan umum anggaran plafon prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) anggaran 2016.

"Kami tadi diskusi karena KUA-PPAS hasil penyempurnaan sudah selesai. Kemudian tanda tangan dari Pak Gubernur, sekaligus dengan hardcopy dan softcopynya," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Lantai 10 Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (30/11/2015).

Djarot menambahkan, saat ini anggota Dewan akan membuat jadwal pembahasan dari perubahan KUA-PPAS oleh Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI.

"Nanti akan diagendakan dahulu di Bamus untuk kemudian dibahas kembali lebih rinci. Karena KUA-PPAS ini memerlukan persetujuan antara legislatif dan eksekutif serta tanggung jawab antara eksekutif dan legislatif," terangnya.

Setelah mendapatkan jadwal pembahasan perubahan KUA-PPAS 2016, Banggar DPRD DKI Jakarta akan memulai pembahasan. Djarot mengaku, sampai saat ini belum bisa memastikan kapan pembahasan itu akan dimulai.

"Dibahas dahulu sehingga sama-sama ada kesepakatan kesepahaman apa yang sudah dilakukan eksekutif kemarin, hasil kami terhadap SKPD, anggaran dari SKPD, UKPD, juga DPRD melakukan penyisiran, mau menyatukan itu perlu pembahasan secara intensif," tuturnya.

Kata Djarot, APBD DKI itu tidak hanya utnuk kepentingan eksekutif dan legislatif. Kata dia, pada dasarnya semangat eksekutif dan legislatif sama-sama ingin memeprcepat masalah ini.

"Semangatnya sama, semangat bagaimana kita mempercepat proses ini. Juga waktu ditanya bukan untuk kepentingan eksekutif dan legislatif saja, tetapi lebih-lebih untuk kepentingan warga Jakarta. Kita sudah senang bisa sama-sama bahwa anggaran kita benar-benar efisien, efektif, sehingga apa yang kita rumuskan bisa kita pertanggungjawabkan dengan baik," katanya.

Djarot juga memastikan, perubahan KUA-PPAS ini tidak mengubah angka APBD yang diperkirakan sebesar Rp66 triliun.

Kedatangan orang nomor dua di DKI Jakarta itu ke DPRD didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah, Kepala Bappeda DKI Tuty Kusumawati, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Heru Budi Hartono beserta jajarannya.

PILIHAN:

Motor Vespa Terbakar di Gandaria City
(mhd)
Berita Terkait
APBD DKI Jakarta 2024...
APBD DKI Jakarta 2024 Diperkirakan Rp81,58 Triliun
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
PKB: APBD DKI Diprioritaskan...
PKB: APBD DKI Diprioritaskan untuk Pembangunan Masyarakat
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
5 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
6 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
7 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
9 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
10 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
10 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved