Rusuh Tambang Tumpang Pitu, Dua Polisi Juga Terluka

Kamis, 26 November 2015 - 11:47 WIB
Rusuh Tambang Tumpang...
Rusuh Tambang Tumpang Pitu, Dua Polisi Juga Terluka
A A A
SURABAYA - Suasana di kawasan Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi hingga siang ini sudah berangsur kondusif. Pihak kepolisian membatah adanya empat warga yang terkena peluru 'nyasar' dari Polisi.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, informasi dari lapangan ada dua warga yang terkena tembakkan dan dua polisi yang terkena lemparan batu warga saat kerusuhan tambang di kawasan Tumpang Pitu.

"Dua warga terluka dan dua Polisi terkena lemparan batu milik warga. Saat ini sedang dirawat," kata Argo, Kamis (26/11/2015).

Saat demo penolakkan tambang itu, massa yang terdiri dari ratusan orang tersebut mulai beringas dan merusak. Sehingga untuk meredakan massa aparat kepolisian menembakkan peluru karet ke arah massa.

"Massa sudah mulai beringas dengan menyerang. Makanya kita menggunakan protap 01 menembakkan peluru karet," kata Argo.

Argo juga membantah adanya anak kecil yang menjadi korban peluru "nyasar". menurutnya, korban memang ada empat yakni dua dari warga dan dua dari pihak polisi. Tapi hingga saat ini, suasana sudah berangsur kondusif.

"Laporan di lapangan suasana sudah kondusif. Tapi untuk pengamanan ratusan anggota Brimob sudah dikirimkan ke lokasi dengan dibantu aparat kepolisian dari Polres terdekat," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kerusuhan tambang kembali terjadi di Kawasan Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (25/11/2015) sore.

Kawasan ini dekat dengan obyek wisata pantai Pulau Merah. Kerusuhan tambang ini terjadi saat sekitar 400 an warga menggelar aksi menolak tambang.

Menurut Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama, dalam aksi tersebut massa telah melakukan tindakan anarkis dengan membakar sejumlah sarana dan prasarana milik PT BSI di sekitar lokasi penambangan emas itu.
(nag)
Berita Terkait
Mengintip Aktivitas...
Mengintip Aktivitas Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi
38 Ton Emas Ditemukan...
38 Ton Emas Ditemukan di Tambang Bayannuur, Mongolia
Kecelakaan Tambang Emas...
Kecelakaan Tambang Emas di Zimbabwe, 13 Penambang Tewas dan 34 Orang Masih Terjebak
Polisi Tetapkan Empat...
Polisi Tetapkan Empat Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Banyumas
Gerebek Tambang Emas...
Gerebek Tambang Emas Ilegal, Polres Muratara Tangkap 3 Pelaku Penambang Liar
20 Tambang Emas Terbesar...
20 Tambang Emas Terbesar di Dunia, Indonesia Masuk Tiga Teratas
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
58 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
2 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved