Aktifkan Lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok, Ini PR PT KAI

Selasa, 24 November 2015 - 07:44 WIB
Aktifkan Lintas Jakarta...
Aktifkan Lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok, Ini PR PT KAI
A A A
JAKARTA - Untuk memenuhi target pengaktifan kembali lintasan Jakarta Kota-Tanjung Priok, sejumlah pekerjaan rumah masih harus dilakukan. Di antaranya penyelesaian perbaikan Stasiun Tanjung Priok, pengujian lintasan rel, dan pemeriksaan sistem persinyalan dan listrik aliran atas.

Selain itu, penertiban ribuan bangunan liar yang berada di sepanjang lintas antara Stasiun Jakarta Kota dengan Stasiun Tanjung Priok.

"Berdasarkan uji coba, beberapa titik masih padat permukiman liar di sepanjang lintasan rel, dan ada satu perlintasan yang belum memiliki pintu. Dalam waktu dekat, kami akan melakukan penataan bersama Pemprov DKI Jakarta tentunya," ucap Kepala Humas PT KAI Daop I Bambang S Prayitno di Jakarta, Senin 23 November 2015.

Sejumlah pekerjaan tersebut ditunjukkannya dalam laporan uji coba Lintasan KRL Jakarta Kota-Tanjung Priok kemarin.

Berdasarkan pemantau yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto, ada beberapa catatan penting, seperti percepatan perbaikan Stasiun Tanjung Priok, sterilisasi lintasan rel dari permukiman liar dan pemasangan prasarana KRL.

"PR (Pekerjaan Rumah) masih terus kami kebut, karena target peresmian sudah dekat," ujarnya.

Dihubungi terpisah, Manager Corporate Comunication PT KCJ Eva Chairunisa menambahkan, pengaktifan kembali lintasan KRL Jakarta Kota- Tanjung Priok menyusul pembukaan Lintasan Citayam-Nambo yang dilakukan KCJ pada tahun ini. Sehingga, lewat diaktifkannya kembali lintasan tersebut dapat menjadi akses warga, khususnya warga yang bermukim di wilayah utara Jakarta.

"Lintasan Jakarta Kota-Tanjung Priok ini melayani empat Stasiun, mulai dari Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Kampung Bandan, Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok. Jadi, lewat aktifnya lintasan ini dapat menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian," tuturnya.

PILIHAN:

Usai Digarap BPK, Ahok Keceplosan Ngomong
(mhd)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Kereta Bandara Soetta...
Kereta Bandara Soetta Mulai Beroperasi 1 Juli 2020
Berita Terkini
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
33 menit yang lalu
Partai Perindo Hadirkan...
Partai Perindo Hadirkan Sembako Murah melalui Program Warung Kita
37 menit yang lalu
Brimob Bersenjata Jaga...
Brimob Bersenjata Jaga Ketat Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi
45 menit yang lalu
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
2 jam yang lalu
Persoalkan Penerapan...
Persoalkan Penerapan Pasal 32 UU ITE, Roy Suryo Minta Status Tersangka Tidak Sah
2 jam yang lalu
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
2 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved