Jalan Penghubung Pangandaran-Tasikmalaya Longsor

Senin, 23 November 2015 - 17:37 WIB
Jalan Penghubung Pangandaran-Tasikmalaya...
Jalan Penghubung Pangandaran-Tasikmalaya Longsor
A A A
PANGANDARAN - Jalan penghubung antara Kabupaten Pangandaran dengan Kabupaten Tasikmalaya tepatnya di RT 02/03 Dusun Sindangsari, Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, longsor.

Menurut warga setempat, Ajat Sudrajat, kuat dugaan longsor terjadi akibat hujan yang terjadi berturut-turut sehingga postur tanah mengalami pergeseran. Dalam satu pekan longsor terjadi di dua lokasi, yaitu di Blok Cibatu-Ciwilis, Dusun Sindangsari, Desa Jayasari dan Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar.

"Untuk lokasi yang terdapat di Desa Jayasari merupakan akses jalur transportasi warga. Bahkan jalan tersebut sering dilalui oleh warga Kabupaten Tasikmalaya yang hendak ke Kabupaten Pangandaran atau sebaliknya," kata Ajat, Senin (23/11/2015).

Di Desa Jayasari, badan jalan yang longsong kurang lebih setengah meter dengan panjang 4 meter pada ketinggian tebing kurang lebih 10 meter. Sedangkan di Desa Pangkalan, badan jalan yang terkena longsor seluas 2 meter dengan panjang 12 meter pada ketinggian tebing 7 meter.

"Saat ini warga yang melintas di lokasi tersebut harus lebih ekstra hati-hati, meski untuk mobil jenis Carry masih bisa melalui jalan ini namun harus antre karena menggunakan sistem buka tutup," tambah Ajat.

Ajat berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan terhadap badan jalan yang longsor. Apalagi, jalur tersebut merupakan akses kegiatan masyarakat dan sarana aktivitas perekonomian warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran Nana Ruhena mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan bencana longsor tersebut dan akan segera melakukan koordinasi dengan beberapa pihak untuk penanganan.

"Persediaan kawat bronjong sudah habis karena sudah dibagikan dan dipasang ke beberapa lokasi rawan longsor, namun kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk menangani longsor di dua lokasi di Kecamatan Langkaplancar," kata Nana.

Nana mengimbau kepada masyarakat yang berada di lokasi rawan longsor untuk segera berkoordinasi dengan pihak pemerintah agar sebelum terjadi longsor sudah diantisipasi dengan pemasangan kawat bronjong.
(zik)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Berita Terkini
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
6 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
13 menit yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
2 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
5 jam yang lalu
Infografis
Selama Ramadan, Penggunaan...
Selama Ramadan, Penggunaan Bahu Jalan Tol Dalam Kota Dimajukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved