Provinsi Madura Telah Dideklarasikan

Selasa, 10 November 2015 - 20:57 WIB
Provinsi Madura Telah...
Provinsi Madura Telah Dideklarasikan
A A A
BANGKALAN - Pembentukan Provinsi Madura benar-benar dideklarasikan di Gedung Rato Ebhu Bangkalan, bertepatan di Hari Pahlawan ke 70, Selasa (10/11/2015).

Deklarasi yang diikuti oleh ratusan warga yang berasal dari empat kabupaten di Pulau Madura itu, semakin bermakna setelah mendapat dukungan dari beberapa tokoh yang selama ini merantau di luar Madura.

Salah satunya yang hadir dalam deklarasi dan memberikan dukungan agar Madura segera menjadi Provinsi, yakni Ahmad Nawardi yang saat ini menjabat senator DPD RI asal Madura.

Dia yang didaulat menyampaikan orasi dalam deklarasi, menyatakan bahwa sudah saatnya Madura jadi Provinsi.

“Provinsi Madura bukan lagi mimpi, hukumnya wajib ada. ke depan saya akan siap mengawal itu,” ujar Nawardi yang disambut tepuk tangan peserta deklarasi.

Mantan jurnalis ini menjelaskan, dalam mewujudkan Madura menjadi provinsi, semua pihak harus bekerja secara serius dan terukur.

Pasca deklarasi, dia menunggu langkah konkret yang akan dilakukan oleh para penggagasnya, terutama dalam kajian yang dilakukan secara konferhensif.

Provinsi Madura sendiri, dinilai oleh Nawardi merupakan upaya dan gagasan luar biasa yang harus didukung, termasuk oleh dirinya sendiri selaku senator.

Apalagi, upaya yang dilakukan oleh para penggagas dalam membentuk provinsi ditempuh secara konstitusional dan jalan damai.

“Beda dengan daerah lain, dilakukan dengan cara-cara yang tidak patut. Di sini (Pulau Madura) beda, cara yang dilakukan untuk membentuk provinsi cukup damai, sehingga saya mendukungnya,” timpal mantan anggota DPRD Jawa Timur ini.

Dia menambahkan, secara syarat administrasi dinilai sudah mencukupi, dibanding dengan salah satu kawasan yang hanya memiliki tiga kabupaten sudah jadi provinsi.

Padahal, di Pulau Madura ada empat kabupaten dan itu cukup, tinggal menunggu keseriusan dalam membuat kajian secara konferhensif.

“Saya tunggu keseriusan dari para penggagas Provinsi Madura, termasuk nantinya juga akan kami usakan masuk dalam prolegnas (program legislasi nasional),” tambahnya.

Dalam deklarasi yang berlangsung cukup meriah itu, diawali dengan aksi teaterikal kebangsaan yang menampilkan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Rangkaian acara deklarasi dilanjutkan dengan tarian tradisional, serta orasi bebas dari perwakilan empat kabupaten.

Terakhir, para tokoh masyarakat, penggagas dan ulama bergandengan mengangkat tangan menyatakan ikrar keseriusan dalam memperjuangkan Provinsi Madura.

Ikrar juga diiringin dengan pembacaan salawat, yang ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Habib Sholeh Al-Smith.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Deklarasi Propinsi Madura, Jimhur Saros menyatakan, perwakilan empat kabupaten selain menyatakan ikrar, juga telah menandatangani pernyataan sikap yang berisi dukungan dan persetujuan atas akan dibentuknya Provinsi Madura.

Selanjutnya, pernyataan sikap yang sudah ditandatangani bersama itu, akan dikirim ke pemerintah pusat untuk proses lebih lanjut.

Dia juga akan melampirkan beberapa naskah akademik, sebagai salah satu persyaratan yang akan diajukan untuk mewujudkan Provinsi Madura.

“Deklarasi ini menjadi tonggak utama dalam pembentukan Provinsi Madura. Itu juga didukung oleh semua pihak,” ucap pria yang juga Sekretaris Pusat Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (P4M) tersebut.

Dalam deklarasi Provinsi Madura itu, selain dihadiri oleh senator DPD RI Ahmad Nawardi, juga dihadiri langsung oleh Bupati Bangkalan M Makmun Ibnu Fuad.

Ada juga mantan Ketua DPRD Jatim Jakfar Sodik, mantan Wakil Bupati Sumenep Sungkono dan Ketua Ikamra Ali Badri Zaini.

Warga Madura yang berada di perantauan juga terlihat hadir, salah satunya pengusaha sukses di Kepulauan Riau, Ahmad Maulana dan juga para kiai, habaib se Pulau Madura. Mereka bersepakat dan mengamini untuk Madura segera menjadi provinsi termuda di Indonesia.
(sms)
Berita Terkait
Bupati Yaatulo Bicara...
Bupati Yaatulo Bicara Potensi Kabupaten Nias Jadi Provinsi Kepulauan
Pemekaran Papua Bentuk...
Pemekaran Papua Bentuk Keseriusan Pemerintah Membangun Kesejahteraan Masyarakat
Gubernur Sulut: Pemekaran...
Gubernur Sulut: Pemekaran Bukan untuk Memisahkan Wilayah, tapi Mendekatkan Pelayanan Publik
DPR Sahkan Usulan 3...
DPR Sahkan Usulan 3 DOB Papua, Indonesia Akan Miliki 37 Provinsi
Waketum PKN Dukung Pemekaran...
Waketum PKN Dukung Pemekaran Provinsi Maluku
Usai Penetapan 3 Provinsi...
Usai Penetapan 3 Provinsi Baru, Papua Aman dan Kondusif
Berita Terkini
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
56 menit yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
57 menit yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
1 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
1 jam yang lalu
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
2 jam yang lalu
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
2 jam yang lalu
Infografis
Kuota Haji 2026 Indonesia...
Kuota Haji 2026 Indonesia Per Provinsi, Berikut Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved