Penyerapan Lamban, Dana Desa Rp34 M 'Nganggur'

Senin, 09 November 2015 - 15:12 WIB
Penyerapan Lamban, Dana...
Penyerapan Lamban, Dana Desa Rp34 M 'Nganggur'
A A A
SUBANG - Sisa Dana Desa sebesar Rp34 miliar yang dialokasikan untuk Kabupaten Subang, hingga kini belum masuk kas daerah.

Hal itu disebabkan lambannya penyerapan oleh desa-desa setempat, sehingga dana tersebut menganggur alias tak terpakai.

"Dana desa yang dialokasikan untuk Subang ini sebesar Rp72,7 miliar, tapi yang sudah masuk kas daerah baru Rp38 miliar. Sisanya, sekitar Rp34 miliar masih berada di pusat, dan belum kami serap,"ujar Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Subang, Ahmad Sobari.

Dari Rp38 miliar dana yang masuk kas daerah kata Ahmad, baru Rp29,6 miliar saja yang sudah diserap oleh desa. Pihaknya menargetkan, pekan ini, penyerapan dana desa bisa mencapai Rp30 miliar, untuk mengejar target capaian penyerapan sebesar 90%.

Pasalnya, jika dana sebesar Rp38 miliar itu tidak mencapai target penyerapan hingga 90%, maka sisa dana desa sebesar Rp34 miliar yang kini masih 'terparkir' di pusat, takkan bisa diserap oleh pemkab.

"Sisa dana desa ini hanya bisa diambil, kalau dana yang sudah masuk kas daerah tersalurkan 90% ke desa-desa. Jika tidak, kami khawatir tak bisa diambil," papar Ahmad.

Karena itu, Ahmad mengimbau desa-desa agar memercepat pelaksanaan dana desa tahap dua, untuk selanjutnya membuat laporan pertanggungjawaban, agar bisa segera menyerap sisa dana desa tahap tiga.

Terpisah, Kepala Desa Manyingsal Kecamatan Cipunagara, Solihin, mengaku dana desa tahap tiga, hingga kini belum cair.

Sebab, realisasi dana tahap dua masih dalam proses pelaksanaan. Dana ini digunakan untuk penghotmikan jalan dan operasional pendidikan.

"Saat ini, pekerjaannya masih berlangsung. Sehingga, kami belum bisa cairkan tahap tiga. Sebab, yang tahap dua kan harus dibuat LPj-nya dulu. Baru nanti bisa mengajukan pencairan tahap tiga," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Tuntut Cabut PMK 81,...
Tuntut Cabut PMK 81, APDESI Gelar Aksi Unjuk Rasa di Jakarta
Desa Mallari Bone Jadi...
Desa Mallari Bone Jadi Pertama Salurkan BLT Dana Desa di Sulsel
Diduga Korupsi DD dan...
Diduga Korupsi DD dan ADD, Oknum Kades di Lampung Utara Ditahan Polisi
Ratusan Warga Demo Minta...
Ratusan Warga Demo Minta Pemdes Transparan Kelola Dana Desa
Prabowo Singgung Masalah...
Prabowo Singgung Masalah Dana Desa Tak Tersalurkan dengan Baik 1 Dekade Terakhir
Korupsi Dana Desa, Mantan...
Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Pedataran Dipenjara 5 Tahun
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp26,75 Triliun, Kripto Sumbang Rp838,56 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved