Ratusan Nelayan Waduk Gajah Mungkur Mulai Kesulitan Cari Ikan

Selasa, 03 November 2015 - 07:38 WIB
Ratusan Nelayan Waduk...
Ratusan Nelayan Waduk Gajah Mungkur Mulai Kesulitan Cari Ikan
A A A
WONOGIRI - Kemarau panjang di Wonogiri, Jawa Tengah, tidak hanya berdampak terhadap para petani. Ratusan nelayan yang biasa beroperasi di perairan Waduk Gajah Mungkur pun mulai mengeluh, lantaran kesulitan mencari ikan. Penyebabnya, air waduk terus mengalami penyusutan sehingga populasi ikan semakin berkurang.

"Kalau seharian cuma dapet dua atau tiga kilo kan rugi, Mas," ungkap Wasiman, nelayan yang biasa beroperasi di perairan Kedungareng, Desa Sendang, Wonogiri.

Kelangkaan ikan tersebut, memaksa para nelayan menambatkan perahunya lantaran pendapatan mereka mencari ikan tidak sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.

Ratusan Nelayan Waduk Gajah Mungkur Mulai Kesulitan Cari Ikan


Populasi ikan di hulu perairan Waduk Gajah Mungkur otomatis makin menipis menyusul berkurangnya tampungan air waduk yang terus mengalami penyusutan drastis.

Para nelayan mengatakan, jika air waduk penuh mereka sehari bisa mendapat ikan tangkapan hingga 50 kg tiap nelayan. Tetapi, menjelang air kering saat ini, hasil tangkapan mereka tak lebih dari 7 kg setiap harinya. Akibatnya, sebagian besar nelayan mengaku memilih berdiam menunggu di rumah. Sebagian lagi memilih bertani atau mempersiapkan lahan sewaktu-waktu datang hujan.

Potensi ikan tangkap di perairan Waduk Gajah Mungkur, selama ini telah dijadikan tumpuan hidup bagi 1200-an nelayan yang tersebar di enam kecamatan di sekitar hulu perairan. Para nelayan di wilayah perairan tersebut selama ini mampu menghasilkan ikan sebanyak seribu ton lebih setiap tahunnya. Namun, pascapenyusutan air waduk, produksi ikan tangkapan pun menurun hingga 80 persen.

Hingga saat ini, kondisi air tampungan Waduk Gajah Mungkur diperkirakan hanya tersisa 10 persen dari kondisi normal. Pihak Perum Jasa Tirta selaku pengelola waduk tersebut sejak awal Oktober 2015 lalu telah menutup pintu pelimpasan air waduk dalam rangka perawatan teknis, menyambut musim hujan di awal November ini.

Namun, jika fenomena iklim global El Nino berdampak terhadap mundurnya jadwal musim hujan di wilayah Wonogiri, kekeringan air di waduk tersebut diperkirakan menjadi persoalan kompleks bukan saja bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
(zik)
Berita Terkait
3 Hari Menghilang, 2...
3 Hari Menghilang, 2 Nelayan di Pesisir Barat Lampung Akhirnya Ditemukan
Dua Nelayan NTT Terdampar...
Dua Nelayan NTT Terdampar di Depan Kantor KBRI Oekusi
Nelayan Pangkep Terdampar...
Nelayan Pangkep Terdampar di Bali Setelah 15 Hari Terombang-ambing di Laut
Dihantam Ombak Besar...
Dihantam Ombak Besar di Perairan Wonggarasi Timur, 5 Nelayan Selamat 1 Hilang
Tiga Hari Hilang saat...
Tiga Hari Hilang saat Melaut, Nelayan Asal Maros Ditemukan Tewas
Nelayan Bintan yang...
Nelayan Bintan yang Hanyut 7 Hari Akhirnya Kembali ke Rumah
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
1 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
7 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
9 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
10 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
10 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
11 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved