DPRD Bukittinggi Desak Pemkot Dirikan Posko Penanggulangan Asap

Rabu, 28 Oktober 2015 - 16:37 WIB
DPRD Bukittinggi Desak...
DPRD Bukittinggi Desak Pemkot Dirikan Posko Penanggulangan Asap
A A A
BUKITTINGGI - Akibat geram dengan lamban dan tidak tanggapnya pemerintah setempat dalam menanggapi persoalan kabut asap, DPRD Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, memanggil dan mendesak pemerintah untuk segera mendirikan posko darurat penanggulangan dampak kabut asap.

Komisi II DPRD Kota Bukittinggi menyoroti Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi yang terkesan lamban dan tidak tanggap dalam menanggapi persoalan kabut asap. Meski sudah melakukan berbagai usaha, namun dinas ini dianggap bertindak tepat sasaran.

Hal ini disampaikan DPRD saat memanggil pemko pada rapat terbuka Komisi II DPRD Bukittinggi bersama Pemerintah Kota Bukittinggi, Dinas Kesehatan Kota, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, dan BPBD Bukittinggi, Rabu (28/10/2015) siang.

Komisi II menilai, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) belum optimal dalam melakukan aksi tanggap kabut asap. Meski sudah membagikan masker di beberapa titik namun masih belum tepat sasaran. Kepada eksekutif, anggota legislatif ini mendesak Dinas Kesehatan untuk segera membangun posko tanggap darurat kabut asap.

"Ada indikasi SKPD bekerja kurang koordinasi dan inilah yang menyebabkan masyarakat mengatakan pemerintah daerah belum berbuat apa-apa. Kesimpulan rapat tadi kami menyatakan bahwa pemda perlu meningkatkan koordinasi dan segera membuka posko penanggulangan dampak kabut asap di Kota Bukittinggi," papar Ketua Komisi II DPRD Bukittinggi Rismaidi.

Sementara itu, Asisten II Setdako Bukittinggi Ismail Djohar mengatakan, usaha pencegahan sudah dilakukan, termasuk pembagian masker. Namun, untuk ke depan sesuai desakan Dewan akan segera membangun posko tanggap darurat.

Posko ini selain untuk penanganan dampak kabut asap juga untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang akan segera datang menyusul kabut asap.

"Asap sudah menguning ini sudah sangat berbahaya, kami sudah mengupayakan akan mendirikan posko, bukan hanya untuk darurat asap, bahwa yang lebih berbahaya itu cuaca ekstrem, setelah asap ini berakhir akan datang cuaca yang sangat ekstrem," ujar Asisten II Setdako Bukittinggi Ismail Djohar.

Sedikitnya tiga posko akan segera didirikan, masing-masing satu posko per kecamatan. Posko ini akan diawasi oleh DPRD agar benar-benar dilaksanakan.

Posko utama ditempatkan di halaman Kantor BPBD Jalan Panorama Bukittinggi, lalu di halaman Pusdalops Gulai Bancah, selain itu juga akan dibangun di pusat keramaian seperti di kawasan Pasar Atas, Pasar Bawah, dan Aur Kuning.
(zik)
Berita Terkait
Jambi Dikepung Kabut...
Jambi Dikepung Kabut Asap, Pelajar PAUD hingga SMP Diliburkan
Kabut Asap Memburuk,...
Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Kota Jambi Terpaksa Diliburkan
Kabut Asap Kepung Palembang,...
Kabut Asap Kepung Palembang, Kualitas Udara Memburuk
Dikepung Kabut Asap...
Dikepung Kabut Asap Karhutla, Warga Rokan Hilir Mulai Mengungsi
Bencana Kabut Asap di...
Bencana Kabut Asap di Palembang Kian Parah
Viral AC Mobil Keluar...
Viral AC Mobil Keluar Kabut Sampai Berembun, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
36 menit yang lalu
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
1 jam yang lalu
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
1 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
2 jam yang lalu
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
11 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Alasan Sekutu Desak...
Alasan Sekutu Desak NATO Tunjukkan Kekuatan pada Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved