Pijat di Rumah Janda, Pria Ini Kritis Dibacok
Rabu, 21 Oktober 2015 - 14:02 WIB
Pijat di Rumah Janda, Pria Ini Kritis Dibacok
A
A
A
SIPIROK - Sial dialami Fresli Simamora (28), warga Desa Panopuan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Dia dibacok ketika sedang pijat di salah satu rumah janda yang ada di desa itu.
Akibatnya, dia mengalami luka dibagian kepala dan telinga. Informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi ketika Fresli sedang pijat di rumah salah seorang janda yang ada di desa itu. AH, bekas suami janda tersebut, tiba-tiba melihat Fresli dipijat mantan istrinya.
AH langsung mendatangi rumah mantan istrinya itu dan tanpa banyak tanya AH membacok bagian kepala dan telinga korban.
"Awalnya, dia pijat di rumah mantan istrinya pelaku. Selanjutnya, pelaku langsung mendatangi korban dan membacoknya," ungkap Kepala Dusun Parumaen Kasdan Siregar, kepada wartawan ketika ditemui di RSUD Kota Padangsidimpuan, Rabu (21/10/2015).
Dia menceritakan, aksi tersebut tidak berlanjut karena salah seorang anak pelaku datang dan melerai orangtuanya yang sudah khilaf tersebut. "Beruntung, salah seorang anak pelaku datang dan melerainya. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan," tuturnya.
Sayangnya, hingga saat ini pihak keluarga mengaku belum mengatahaui motif kejadian tersebut. Namun, keluarga mengaku bahwa kejadian itu berawal saat pelaku dan korban senggolan sepeda motor.
"Mungkin dendam lama, karena pelaku dan korban pernah senggolan sepeda motor," kata salah seorang keluarga yang tidak mau disebutkan namanya itu.
Dia berharap kepada pihak kepolisian agar secepatnya menangkap pelaku. Sebab, akibat perbuatan pelaku, korban saat ini harus menjalani perawatan di ruangan ICU RSUD Kota Padangsidimpuan.
Kasat Reskrim Polres Tapsel Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jamal K Purban mengaku belum mengetahui kejadian.
"Saya belum bisa memberikan keterangan, karena laporannya masih di tingkat SPK dan belum didisposisi kepada saya. Jadi saya harus menunggu terlebih dahulu sebelum memberikan keterangan," ujarnya ketika dihubungi melalui telepon selulernya.
PILIHAN:
Bripda Lutfi Aprilla Tinggalkan Pendidikan Kimia UNS, Mantap Jadi Polwan
Akibatnya, dia mengalami luka dibagian kepala dan telinga. Informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi ketika Fresli sedang pijat di rumah salah seorang janda yang ada di desa itu. AH, bekas suami janda tersebut, tiba-tiba melihat Fresli dipijat mantan istrinya.
AH langsung mendatangi rumah mantan istrinya itu dan tanpa banyak tanya AH membacok bagian kepala dan telinga korban.
"Awalnya, dia pijat di rumah mantan istrinya pelaku. Selanjutnya, pelaku langsung mendatangi korban dan membacoknya," ungkap Kepala Dusun Parumaen Kasdan Siregar, kepada wartawan ketika ditemui di RSUD Kota Padangsidimpuan, Rabu (21/10/2015).
Dia menceritakan, aksi tersebut tidak berlanjut karena salah seorang anak pelaku datang dan melerai orangtuanya yang sudah khilaf tersebut. "Beruntung, salah seorang anak pelaku datang dan melerainya. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan," tuturnya.
Sayangnya, hingga saat ini pihak keluarga mengaku belum mengatahaui motif kejadian tersebut. Namun, keluarga mengaku bahwa kejadian itu berawal saat pelaku dan korban senggolan sepeda motor.
"Mungkin dendam lama, karena pelaku dan korban pernah senggolan sepeda motor," kata salah seorang keluarga yang tidak mau disebutkan namanya itu.
Dia berharap kepada pihak kepolisian agar secepatnya menangkap pelaku. Sebab, akibat perbuatan pelaku, korban saat ini harus menjalani perawatan di ruangan ICU RSUD Kota Padangsidimpuan.
Kasat Reskrim Polres Tapsel Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jamal K Purban mengaku belum mengetahui kejadian.
"Saya belum bisa memberikan keterangan, karena laporannya masih di tingkat SPK dan belum didisposisi kepada saya. Jadi saya harus menunggu terlebih dahulu sebelum memberikan keterangan," ujarnya ketika dihubungi melalui telepon selulernya.
PILIHAN:
Bripda Lutfi Aprilla Tinggalkan Pendidikan Kimia UNS, Mantap Jadi Polwan
(zik)