PNS Tak Disiplin, Wabup Garut Kecewa

Sabtu, 19 September 2015 - 04:14 WIB
PNS Tak Disiplin, Wabup...
PNS Tak Disiplin, Wabup Garut Kecewa
A A A
GARUT - Wakil Bupati Garut Helmi Budiman kecewa saat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah tempat di pagi hari. Dalam kunjungannya itu, dia tidak menemukan para pegawai pemerintahan di tempatnya bekerja. Padahal saat itu waktu telah menunjukkan awal dimulainya bekerja.

Di Kantor Pemerintah Kecamatan Cigedug misalnya, Helmi mendapati tempat itu kosong pada pukul 07.30 WIB. Hanya satu orang pegawai yang menyambutnya.

Itu pun seorang pegawai yang baru saja melaksanakan piket di malam hari. Helmi mengaku tidak habis pikir dengan ketidakdisiplinan yang dilakukan aparat pemerintah kecamatan.

"Semestinya jam segini merupakan waktu bagi para pegawai melaksanakan apel pagi, sebagai awal mula dimulainya pekerjaan," gumam Helmi, Jumat (18/9/2015).

Helmi pun terpaksa membuka sendiri pintu kantor, sebagai tanda pelayanan terhadap masyarakat di Kecamatan Cigedug telah dimulai. Beberapa saat kemudian, Tatang, Camat Cigedug, datang menghampiri wabup.

Rumah dinas Tatang berada tepat bersebelahan dengan Kantor Pemerintah Kecamatan Cigedug. Tak banyak yang disampaikan orang nomor dua di Garut itu kepada Camat Cigedug.

Lain di kantor kecamatan, lain pula yang terjadi di Puskesmas Cigedug dan di SMPN 1 Cigedug. Di kecamatan, wabup hanya bisa menemui camat, sedangkan di Puskesmas Cigedug dengan beberapa perawat dan satu orang dokter, tanpa kehadiran kepala puskesmas.

"Kepala puskesmas seharusnya sudah memimpin apel pagi. Tapi yang bersangkutan tidak ada," ucapnya ketika waktu menunjukkan pukul 08.10 WIB.

Keadaan serupa ditemukan di SMPN 1 Cigedug. Di sekolah ini Helmi hanya bertemu dengan beberapa guru yang sedang membimbing siswa melakukan operasi bersih-bersih, tanpa kehadiran kepala sekolah.

Rasa penasaran Helmi terhadap pegawai di kantor kecamatan dan puskesmas membuatnya kembali mengunjungi dua tempat itu. Wabup kembali menggelengkan kepalanya, karena suasana dua kantor ini masih sama dengan ketika dia tinggalkan.

Helmi langsung memasuki ruang camat dengan maksud meminta penjelasan atas apa yang terjadi. "Terus terang saya kecewa. Perlu disampaikan, sidak ini dilakukan atas masukan berbagai pihak yang menyebutkan kondisi di beberapa fasilitas Pemerintah Kecamatan Cigedug sangat buruk. Ternyata benar saja," kata Helmi, kesal.

Wabup pun memperingatkan agar ketidakdisiplinan itu tidak menjadi kebiasaan. Bila peringatan yang diberikannya diabaikan, dia mengaku tidak segan untuk memberi sanksi tegas.

"Sistem hari ini sudah memungkinkan kami untuk memberikan sanksi kepada pegawai manakala yang bersangkutan sering melanggar aturan. Kalau perlu akan kami turunkan pangkatnya atau mungkin pemecatan," ancamnya.

Helmi juga merasa kecewa atas penjelasan Camat Cigedug yang seolah lepas tangan dan menyalahkan bawahannya. Dia berjanji menindaklanjuti persoalan ini.

PILIHAN:
Mengaku Diperkosa Tiga Pemuda, Wanita Tunawicara Lapor Polisi

Jenazah Perwira TNI AL Korban Pembunuhan Dibawa ke Surabaya
(zik)
Berita Terkait
Garut KLB Difteri, Kemenkes...
Garut KLB Difteri, Kemenkes Beberkan Upaya Mencegah Penularan ke Wilayah Lain
Terlibat Pidana dan...
Terlibat Pidana dan Ditahan, PNS Diberhentikan Sementara
Kementan Tanam Bibit...
Kementan Tanam Bibit Kentang di Garut Picu Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Pemkab Garut Tetapkan...
Pemkab Garut Tetapkan Status Darurat Banjir di Garut Selatan
Sekda Garut Meninggal,...
Sekda Garut Meninggal, Pemkab Belum Tahu Penyebabnya
Jokowi Teken PP Baru...
Jokowi Teken PP Baru Disiplin PNS, Begini Isinya
Berita Terkini
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
10 menit yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
2 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
2 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
2 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
3 jam yang lalu
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved