Pengajar Ponpes Diduga Cabuli Santriwati di Bogor & Hong Kong

Kamis, 17 September 2015 - 20:34 WIB
Pengajar Ponpes Diduga...
Pengajar Ponpes Diduga Cabuli Santriwati di Bogor & Hong Kong
A A A
JAKARTA - Sebanyak empat wanita muda salah satu pondok pesantren (ponpes) di Bogor mendatangi Kantor LBH Jakarta meminta bantuan hukum. Keempat santriawati ini mengaku menjadi korban pencabulan yang dilakukan salah satu pengajar di ponpes tersebut.

Salah seorang korban, NU (23) mengungkapkan, modus pengajar berinisial M saat melakukan perbuatan cabul itu meminta untuk dipijat di salah satu ruangan di ponpes. Selanjutnya, M berbalik yang memijat santriwati dengan alasan relaksasi.

"Di situlah M mulai melakukan perbuatannya. Korban bukan hanya saya, tapi ada tiga santriwati lain," kata NU kepada wartawan di Kantor LBH Jakarta, Kamis (17/9/2015).

Tak hanya di dalam negeri, salah seorang TKI yang bekerja di Hong Kong Amiwan Asa menjelaskan, M juga melakukan perbuatan cabulnya terhadap dua santri di Hong Kong. "M ini punya yayasan di Hong Kong, di sana dia juga melakukan perbuatan cabul," jelas Amiwan yang mendampingi empat santriwati tersebut.

Pengacara LBH Jakarta Veronica Koman mengungkapkan, dari pengakuan korban, terlihat pola tindakan pelecehan seksual itu dilakukan dengan memanfaatkan gelar ketokohan agamanya itu.

"Kelihatan pola relasi yang timpang, sosok yang di duga pelaku ini menyebut dirinya ayah menggunakan ketokohannya. Dia pakai ketokohannya untuk melakukannya," ungkapnya.Menurut Veronica, sebelum melaporkan kasus ini ke polisi, pihaknya akn terlebih dahulu mengumpulkan bukti-bukti dengan memanggil semua korban dugaan pelecehan seksual tersebut.

"Kita akan konsolidasi dahulu. Sebab, korban di duga ada 50 orang lebih. Kalau bisa, akan kita kumpulkan sekalian. Selain di Indonesia, ada juga di Hongkong. Tadi korban bilang, kasusnya terjadi sejak tahun 2011. Kemungkinan sebelum tahun itu pun sudah terjadi," paparnya.
(whb)
Berita Terkait
405 Personel Polisi...
405 Personel Polisi Disiagakan Jaga Sidang Perdana Terdakwa Dugaan Pencabulan MSAT
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santriwati MSAT Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santri Ini Menutupi Wajahnya Saat Disidang
Iming-imingi Rp25 Ribu,...
Iming-imingi Rp25 Ribu, Paman Bejat Cabuli Keponakan Berusia 9 Tahun
Cabuli Muridnya, Guru...
Cabuli Muridnya, Guru Les di Prabumulih Ditangkap Polisi
Drama Mencekam Penangkapan...
Drama Mencekam Penangkapan Anak Kiai Jombang Berakhir, MSAT Menyerahkan Diri ke Polisi
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
6 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
6 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
7 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved