LIPK Kritik Kinerja Pertamina

Selasa, 15 September 2015 - 11:11 WIB
LIPK Kritik Kinerja...
LIPK Kritik Kinerja Pertamina
A A A
PALEMBANG - Lembaga Independen Perlindungan Konsumen (LIPK) Sumsel menilai sulitnya masyarakat mendapatkan elpiji 3 kilogram (kg) dalam dua pekan terakhir ini lantaran kinerja distribusi dan pengawasan pihak Pertamina buruk.

“Sudahbanyaklaporandari war - ga terkait sulitnya men da pat - kan elpiji 3 kg. Kami juga mem - per tanyakan bagaimana sis tem pola distribusi dan pe ngawasan dilakukanpihak Per tamina khususya bagian Mar ke ting Ope - rational Region(MOR) II,” kata Ketua LIPK Sumsel Ti to Dal - kuci, kemarin.

Bahkan menurut dia, aturan yang dibuat Pertamina selama ini bukannya menunjukkan ke - berpihakan kepada masya ra - kat. Namun justru sangat me re - sahkan masyarakat. Buktinya suplai elpiji diklaim ditambah, namun masih juga warga sulit mendapatkannya. “Masak suplai sudah ditam - bah, justru elpiji masih sulit didapatwarga. Lalu siapa yang ma kan elpiji itu,” ujarnya.

Dia melanjutkan, pe nam - bahan suplai elpiji3 kgitu harus juga didasar pada aspek jumlah penduduk dengan mendistri - bu sikannya secara benar mel a - lui agen dilanjutkan ke pang ka - lan lalu pengecer. “Kami menduga ini ada upa - ya penimbunan yang dilakukan oknum tidak bertang gung ja - wab mencari keuntungan se be - sar-besarnya dari kondisi di lapangan.

Seharusnya dalam hal ini Pertamina mengetahui kendala yang menghambat dis - tribusi elpiji. Apakah dari agen, pangkalan ataupun pengecer,” katanya. Kelalaian lain yang dapat dilakukan yakni, agen ataupun pangkalan menjual elpiji bukan pada wilayah sebenarnya. Aki - bat ulah oknum tersebut me - nyebabkan satu titik kesulitan mendapatkan elpiji 3kg.

“Ibaratnya Pertamina jang - an lepas tangan saja, sudah men distribusikan elpiji 3 kg ke agen atau ke lapangan, Per ta - mina juga harus tahu, siapa saja yang menikmati tabung elpiji 3 kg itu. Kalau dinilai ada kejang - galan di lapangan, laporkan ke pihak berwajib dalam hal ini polisi,” ucapnya. Tito mendesak pemerintah se gera melakukan operasi pa - sar elpiji 3 kg guna membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan elpiji 3kg.

“Jika Pertamina klaim su - dah menambah pasokan, ma - sak warga masih sulit men da - pat kan elpiji di lapangan terus. Pertamina harus jujurlah da - lam mendistribusikan elpiji 3 kg ini,”katanya. Direktur Pasca Sarjana Uni - versitas Tridinanti Palem - bang Sulbahri Madjir menam - bah kan,jika suplaitelah ditam - bah,namun belum juga meme - nuhi kebutuhan masyarakat, maka dikhawatirkan ada kesa - lahan dalam distribusi.

“Disini kami melihat sistem pengawasan tidak berjalan. Masak suplai sudah ditambah justru belum juga memenuhi demand masyarakat. Justru ma syarakat masih sulit men da - pat kan elpiji 3kg.”kata Sulbahri . Sulbahri juga meminta pi - hak terkait untuk dapat mem - benahi distribusi elpiji 3kg agar masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan tabung 3kg.

Menanggapi penilaian ter - sebut, Senior Supervisor Ex ter - nal Relation Pertamina MORII Alicia Irzanova mengatakan, pihaknya telah menin daklan - juti keluhan masyarakat de ng - an menambah supplyelpiji 3kg. “Kami akui kebutuhan ma - syarakat Sumsel akan elpiji 3kg mencapai 500 metric ton per hari. Namun jelang Hari Raya Idul Adha ini, kami telah me - nambah pasokan elpiji hingga 560 metric ton per hari,” ujar Alicia.

Bahkan, kata dia, saat ada - nyakisruh isu kelangkaan elpiji 3 kg di lapangan, pihaknya pun kembali menambah pasokan elpiji 3 kg hingga menjadi 590 metric ton per hari. “Ya, supply elpiji 3kg saat ini sudah sangat berlebih,”katanya. Sementara itu dari pan tau - an KORAN SINDO PALEM - BANG, harga jual elpiji 3 kg di tingkat pengecer tembus Rp25.000 per tabung.

Ken da ti - pun harga tinggi, namun kebe - ra daan elpiji 3 kg sangat te rba - tas. Sebagian masyarakat pun masih ada yang sulit men da pat - kan elpiji 3kg. “Khusus di Perumnas Ta - lang Kelapa saja, elpiji 3 kg di - jual pengecer sudah capai Rp25.000,”kata Tama,35,war - ga Perumnas Talang Kelapa. Sedangkan berdasarkan in - for masi pihak pengecer, bahwa ketersediaan elpiji 3 kg sejak satu pekan terakhir, terutama yang diantar pihak pangkalan juga sangat terbatas.

Darfian jaya suprana
(bbg)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
1.225 Rumah Bakal Kena...
1.225 Rumah Bakal Kena Gusur karena Pertamina Bangun Buffer Zone
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved