Polisi Garuk Ratusan Preman dari 2 Museum di Jakarta
Minggu, 13 September 2015 - 22:20 WIB
Polisi Garuk Ratusan Preman dari 2 Museum di Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 129 pemuda bertato dan berwajah garang dengan label preman diamankan petugas Polres Jakarta Barat dalam rangkaian operasi preman dini hari tadi. Mereka yang diamankan diduga kuat kerap menimbulkan onar hingga mengganggu masyarakat.
Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho menjelaskan, ratusan pemuda diduga preman ini ditangkap di Museum Keramik dan Seni Rupa, Taman Sari, Jakarta Barat. Menurut Rudy, operasi ini dilakukan setelah banyak masyarakat yang merasa resah dengan aksi premanisme di kawasan tersebut.
"Mereka ini kerap terlibat aksi pemerasan dan mabuk-mabukan di muka umum, yang mendorong potensi menimbulkan kejahatan jalanan," jelas Rudy, Minggu (13/9/2015).
Selain menggelar razia preman, Rudi menuturkan, pihaknya juga memerangi aksi kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
"Dari hasil razia di delapan Polsek termasuk Polres Jakarta Barat kita sita 246 botol minuman keras berbagai jenis, dan 120 botol ciu," katanya.
Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho menjelaskan, ratusan pemuda diduga preman ini ditangkap di Museum Keramik dan Seni Rupa, Taman Sari, Jakarta Barat. Menurut Rudy, operasi ini dilakukan setelah banyak masyarakat yang merasa resah dengan aksi premanisme di kawasan tersebut.
"Mereka ini kerap terlibat aksi pemerasan dan mabuk-mabukan di muka umum, yang mendorong potensi menimbulkan kejahatan jalanan," jelas Rudy, Minggu (13/9/2015).
Selain menggelar razia preman, Rudi menuturkan, pihaknya juga memerangi aksi kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
"Dari hasil razia di delapan Polsek termasuk Polres Jakarta Barat kita sita 246 botol minuman keras berbagai jenis, dan 120 botol ciu," katanya.
(whb)