Penjual Hewan Kurban Mulai Bermunculan

Minggu, 13 September 2015 - 12:50 WIB
Penjual Hewan Kurban...
Penjual Hewan Kurban Mulai Bermunculan
A A A
YOGYAKARTA - Sejumlah pasar tiban mulai bermunculan di beberapa wilayah Kota Yogyakarta pada dua pekan sebelum Idul Adha. Kehadiran Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi pun ditunggu untuk memeriksa kondisi hewan yang diperjualbelikan.

Para penjual tiban yang menjajakan hewan kurban mulai terlihat di kawasan Kotagede, Umbulharjo, Mantrijeron, serta Tegalrejo. Di lokasi tersebut umumnya dijual lebih dari sepuluh ekor hewankurban, baikkambing maupun sapi. Salah seorang penjual hewan kurban di Jalan Kenari, Miliran Ikman Wibianto, mengungkapkan, baru dua hari menjual hewan untuk keperluan kurban.

Saat ini dia baru mengeluarkan 50 ekor kambing yang diambil dari hasil peternakan keluarga di Semanu, Gunungkidul. Namun, ada pula hewan yang dibeli di pasar hewan. Setiap ekor kambing dijual dengan harga berkisar antara Rp1,5 juta sampai Rp3,5 juta. Dia mengatakan, biasanya lokasi tempatnya berjualan selalu didatangi dinas untuk memeriksa kondisi hewan.

Namun, saat ini belum ada satu pun petugas yang datang. Kendati begitu dia tetap menjamin kesehatan hewan yang dijualnya. Selain diperiksa secara rutin oleh instansi pemerintah, hewan yang mengalami stres juga dipisahkan. “Hewan yang tidak sehat kelihatan dari kondisi fisiknya. Konsumen sebaiknya hanya memilih hewan yang kondisinya baik dan layak,” katanya.

Sementara Kepala Bidang Pertanian Disperindagkoptan Kota Yogyakarta, Benny Nurhantoro, mengatakan, petugasnya terus berkeliling memeriksa kondisi hewan kurban yang diperjualbelikan. Hewan kurban yang diperjualbelikan di Kota Yogyakarta pun dijamin aman dari sisi kesehatan maupun kelayakan.

Dari hasil pengawasan sementara, kata Benny, hingga kini belum ada hewan yang didatangkan dari luar DIY. “Rata-rata dari Gunungkidul. Jadi, lebih mudah diawasi karena tidak ada endemik penyakit tertentu,” ungkapnya. Dia menambahkan, untuk sementara ada 52 titik pasar tiban yang diawasi.

Namun, jumlah itu masih mungkin bertambah. Terutama pasar tibanyang menjual kurang dari sepuluh ekor hewan kurban. “Biar sedikit tetap kami periksa. Poliklinik hewan yang ada di Giwangan juga turut disiagakan untuk membantu penyehatan hewan kurban. Kalau ada yang bermasalah nanti dirujuk ke klinik,” katanya.

Untuk menandai hewan layak untuk kurban, tambah Benny, akan memberikan label bertuliskan “Layak Hewan Kurban”. Label diberikan setelah pemeriksaan terhadap hewan kurban yang dijual. “Ada 4.000 lebih label yang akan kami berikan untuk menandai hewan tersebut layak digunakan untuk kurban atau tidak,” ucapnya.

Sodik
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
1 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
1 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
1 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
4 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
5 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
7 jam yang lalu
Infografis
Syarat Sah Hewan Kurban,...
Syarat Sah Hewan Kurban, Tidak Boleh Cacat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved