Setelah OKI, Giliran Hutan Produksi PT BA Terbakar

Senin, 07 September 2015 - 21:28 WIB
Setelah OKI, Giliran...
Setelah OKI, Giliran Hutan Produksi PT BA Terbakar
A A A
MUARAENIM - Setelah kebakaran lahan di Ogan Komering Ilir dapat dipadamkan, kini giliran hutan di kawasan Bukit Munggu, Pasar Tanjung Enim, Lawang Kidul, Muaraenim terbakar.

Hutan di Bukit Munggu yang masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) PT Bukit Asam (BA) terbakar sejak Minggu 6 September namun baru bisa dipadamkan pada Senin sore (7/9/2015).

Menurut warga sepanjang malam sejak Minggu sore kemarin hingga Senin sore (7/9/2015) warga terus berjaga-jaga untuk mengantisipasi jangan sampai api merambat ke pemukiman warga.

Meskipun jarak titik kebakaran ke pemukiman lebih dari 300 meter, namun warga tetap cemas dan khawatir.

Pasalnya pihak pemadam kebakaran tidak dapat mengakses alat pemadam kebakaran seperti mobil PBK ke lokasi tersebut.

Menurut Eko (36) warga Bukit Munggu, kepulan asap mulai terlihat di kawasan hutan menjelang magrib pada hari Minggu kemarin.

Warga yang penasaran kemudian mengecek ke titik lokasi kebakaran. Benar saja, lokasi yang terbakar adalah kawasan Bukit Munggu yang terbakar.

Bahkan api sudah mulai menjalar dan merambat ke kebun warga yang ada di kawasan tersebut, termasuk semak belukar yang ada.

“Warga terus berjaga dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya hingga pukul 10 tadi malam, namun karena api tidak bisa dipadamkan akhirnya warga sepakat untuk berjaga jaga jangan sampai api merambat ke pemukiman warga, " jelasnya.

Hingga Senin sore ini menurut Eko, kepulan asap masih nampak mengepul dari lokasi kebakaran. Karena tidak bisa diakses dengan alat terutama mobil pemadam kebakaran, warga dan petugas termasuk tim dari PT Bukit Asam Persero Tbk terus berjaga-jaga agar api tidak menjalar ke pemukiman.

“Wilayah itu masuk dalam hutan produksi milik PT BA, namun ada juga warga yang berkebun disana,” tandasnya.

Keresahan warga kawasan Bukit Munggu juga diutarakan Juri Hartono selaku Ketua RT setempat. Penyebab kebakaran menurutnya belum diketahui, namun yang pasti warga di sekitar lokasi masih terus bersiaga.

Bahkan Minggu malam lalu dirinya bersama dengan warga sudah berusaha memadamkan api. Namun karena keterbatasan alat, api tidak bisa dipadamkan. “Mobil PBK milik PTBA dan perusahaan lain di sekitar sini tidak bisa mengakses kesana,” timpalnya.

Menurut Juri, kejadian kebakaran di lokasi tersebut memang bukan untuk yang pertama kali. Hanya saja mengingat saat ini sedang musim kemarau panjang, membuat warga yang bermukim di kawasan tersebut lebih panik dan cemas.

“Memang bukan pertama kali karena disana banyak arangan batu bara, jadi mudah terbakar. Tapi sekarang kondisinya kemarau panjang dan sangat kering, makanya warga kami sangat cemas,” tukasnya.
(sms)
Berita Terkait
Jambi Diselimuti Kabut...
Jambi Diselimuti Kabut Asap Akibat Kebakaran Lahan
Malaysia Kirim Surat...
Malaysia Kirim Surat soal Kabut Asap, Ini Respons Indonesia
Awas! Natuna Dikepung...
Awas! Natuna Dikepung Kabut Asap Dampak Karhutla di Kalimantan Barat
Asap Tebal Kebakaran...
Asap Tebal Kebakaran Hutan Kepung Permukinan Warga Pontianak, Lansia Mulai Diungsikan
Puluhan Hektare Hutan...
Puluhan Hektare Hutan di Samosir Terbakar, Asap Tebal Membuat Warga Panik
Kebakaran Hutan Mengamuk...
Kebakaran Hutan Mengamuk di Kanada, Kabut Asap Selimuti AS
Berita Terkini
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
12 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
5 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved