Belum Ada Tersangka Bentrok TNI-Polri di Polman

Jum'at, 04 September 2015 - 03:00 WIB
Belum Ada Tersangka...
Belum Ada Tersangka Bentrok TNI-Polri di Polman
A A A
MAKASSAR - Hingga saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden yang melibatkan aparat kepolisian dan TNI di Polewali Mandar (Polman).

Kendati sudah ada dua orang yang terindikasi namun hingga kini pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dan masih dalam penyelidikan kasus yang menewaskan Prada Yuliadi.

Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar, Kombespol Frans Barung Mangera mengatakan Briptu HE dan Briptu CA masih diperiksa.

Kedua polisi itu tidak bisa langsung ditetapkan sebagai tersangka karena hingga kini proses pemeriksaan masih terus berlangsung. Investigasi kasus pun masih terus dikembangkan.

Pihaknya masih mendalami apakah kedua anggotanya ini melakukan penembakan karena sengaja atau karena dalam keadaan terdesak.

"Mereka tidak bisa begitu saja ditetapkan sebagai tersangka. Bisa saja keadaannya sedang overmatch, mereka terdesak atau nyawanya terancam sehingga untuk mempertahankan diri mereka melakukan itu. Apalagi mereka kan sedang bertugas saat itu," tutur Barung.

Overmatch dalam bahasa Belanda berarti keadaan memaksa atau dalam bahasa Inggris dikenal Force Majeure.

Artinya kedua oknum kepolisian ini belum tentu bisa dipidanakan jika memang telah menjalankan sesuai prosedur yang berlaku atau pada saat itu dalam keadaan overmatch.

Hingga saat ini kepolisian baik dari tim Polda Sulselbar maupun Mabes Polri baru memeriksa 14 orang saksi yakni delapan orang dari anggota kepolisian dan enam orang dari warga sipil.

Untuk pemeriksaan saksi-saksi dari anggota TNI sendiri di lakukan di Detasemen Polisi Militer Pare-pare. Diagendakan pemeriksaan saksi dari TNI tersebut dilakukan, Kamis (3/9/2015).

Barung menegaskan bahwa penyelidikan kasus ini tidak mudah walaupun demikian pihaknya akan terus berupaya agar kasus ini segera terselesaikan.

"Penyelidikan kasus ini tidak mudah karena berlaku hukum sipil dan hukum militer. Jadi pihak kepolisian harus selalu melakukan koordinasi agar penyelidikan kasus ini dapat diterima oleh kedua belah pihak," katanya.

Kendati ada beberapa riak-riak penyerangan terhadap fasilitas Polri di beberapa daerah, Barung menegaskan saat ini Polri tidak sedang siaga satu.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Badrodin Haiti telah meminta kepada Kapolda, Irjen Anton Setiadji agar meningkatkan kewaspadaan. "Kapolri minta agar semua anggota meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.

Barung juga menegaskan bahwa sudah menjadi tugas anggota Kepolisian untuk melayani masyarakat jadi semua sudah tahu resikonya. "Apapun yang terjadi Polri harus melayani masyarakat, apapun yg terjadi meski nyawa taruhannya," tegasnya.

Kepala Penerangan Kodam VII Wirabuana, Kolonel I Made Sutia mengatakan hingga saat ini pihaknya juga masih dalam proses pemeriksaan saksi dari pihak TNI.

"Yang jelasnya itu masih dalam proses. Tunggu saja hasinya kalau sudah selesai," pungkasnya.

I Made Sutia mengatakan hingga saat ini situasi di Polman dan sekitarnya masih aman terkendali. Namun, ia mengatakan hingga saat ini baik anggota TNI maupun senjata masih diamankan di satuan masing-masing.

"Situasi sampai saat ini kondisinya aman terkendali. Untuk anggota tetap masih dalam pengawasan oleh pimpinan masing-masing. Sedang senjata sementara masih diamankan disatuannya masing-masing," sebutnya.

Kasus penembakan terhadap anggota TNI Prada Yuliadi, terjadi di Sirkuit Permanen Sport Centre, Kabupaten Polman, Sulbar, Minggu 30 Agustus 2015.

Pascaperistiwa itu, sejumlah fasilitas dari kepolisian di Polman dirusak dan dibakar yakni tujuh unit sepeda motor, satu unit mobil dan satu pos polisi. Selain itu, dua unit sepeda motor milik anggota polisi dan barang bukti juga turut terbakar.
(nag)
Berita Terkait
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Tradisi Penciuman Panji,...
Tradisi Penciuman Panji, 493 Perwira Remaja TNI AD Resmi Dilantik
Panglima Kodam Iskandar...
Panglima Kodam Iskandar Muda Pimpin Upacara Penutupan Pendidikan TNI AD di Aceh
Danramil Jayapura Utara...
Danramil Jayapura Utara Minta Sumbangan, TNI AD Bakal Beri Sanksi
Rekrutmen TNI AD 2026...
Rekrutmen TNI AD 2026 Dibuka, Cek Syarat Menjadi Bintara dan Tamtama
327 Prajurit Jalani...
327 Prajurit Jalani Pembentukan Bintara TNI AD di Aceh
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
3 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
3 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
4 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
4 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
6 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved